Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Hari Pramuka ke-65, Kanwil Kemenag Lampung Tekankan Pendidikan Karakter Generasi Muda

Selasa, 22 September 2026 Anggithya
Hari Pramuka ke-65, Kanwil Kemenag Lampung Tekankan Pendidikan Karakter Generasi Muda
Anggithya
Anggithya
Foto: Kevin

Lampung Selatan (Humas) — Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung menekankan pentingnya Gerakan Pramuka sebagai ruang pembentukan karakter generasi muda. Nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama yang tumbuh dalam kegiatan kepramukaan dinilai sejalan dengan tujuan pendidikan. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKI) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Indra Jaya, seusai mengikuti Apel Besar Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Tingkat Daerah Lampung di Lapangan Bumi Perkemahan Daerah (Buperda) Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Selasa (22/9/2026).

Indra hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain.

“Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama yang dibangun melalui kegiatan kepramukaan sejalan dengan tujuan pendidikan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik,” kata Indra.

Menurut dia, pembentukan karakter tidak cukup berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas. Peserta didik juga membutuhkan ruang untuk memperoleh pengalaman, membangun kebiasaan positif, bekerja sama, serta belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungannya.

Karena itu, kolaborasi antara satuan pendidikan, termasuk madrasah, dan Gerakan Pramuka perlu terus dikembangkan.

“Anak-anak perlu mendapatkan ruang untuk berlatih, bekerja sama, mengambil tanggung jawab, dan belajar memberikan manfaat bagi lingkungan. Di sinilah kegiatan kepramukaan menjadi bagian penting dari proses pendidikan,” ujarnya.

Indra mengatakan, pembentukan karakter juga tidak terpisahkan dari pendidikan agama dan pendidikan keagamaan. Pendidikan, menurut dia, tidak hanya berbicara mengenai penguasaan pengetahuan, tetapi juga bagaimana nilai-nilai keagamaan tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik.

“Kita mengharapkan lahir generasi muda yang berpengetahuan sekaligus berkarakter, memiliki nilai keagamaan, disiplin, mandiri, peduli, dan mampu memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat,” katanya.


Apel Besar Hari Pramuka ke-65 dipimpin Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dalam sambutannya, Rahmat mengatakan Gerakan Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan di alam terbuka, tetapi juga menanamkan nilai kehidupan.

“Pramuka mengajarkan banyak hal. Bukan hanya keterampilan di alam terbuka, tetapi juga nilai-nilai kehidupan. Di sini kita belajar tentang disiplin, belajar mandiri, bekerja sama, peduli, dan pada akhirnya belajar mengabdi kepada sesama,” katanya.

Menurut Mirzani, sapaan akrabnya, pembangunan sumber daya manusia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter. Karena itu, Gerakan Pramuka diharapkan terus membangun kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Rahmat mengatakan, cita-cita Indonesia Emas tidak dapat dicapai secara instan. Fondasinya dibangun melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten, termasuk kepedulian terhadap lingkungan, semangat membantu masyarakat, serta kemauan menjadi generasi yang produktif.

“Indonesia Emas tidak dibangun dalam satu malam. Ia dibangun dari kebiasaan-kebiasaan dari hari ke hari sehingga menjadi budaya dan karakter bagi sumber daya manusia kita,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ia juga menyinggung pengembangan Buperda Kota Baru sebagai pusat kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembinaan Pramuka. Kawasan tersebut juga diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial dan lingkungan, kewirausahaan, serta ketahanan pangan.

Buperda Kota Baru dipersiapkan pula untuk mendukung kegiatan kepramukaan berskala nasional, termasuk rencana penyelenggaraan Karang Pamitran Nasional 2028.

Bagi Kanwil Kemenag Lampung, kegiatan kepramukaan menjadi salah satu ruang pendidikan di luar kelas yang dapat mendukung pembentukan karakter peserta didik. Kolaborasi madrasah, Gerakan Pramuka, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperluas pengalaman belajar sekaligus menumbuhkan kemandirian, integritas, dan kepedulian sosial generasi muda.