Lampung Barat, MTsN 1 (Humas) - - Kontingen MTsN 1 Lampung Barat berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) Cup 3 tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Lampung Barat tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan di MTsS Al-Hasyimiyah, Kecamatan Air Hitam, tersebut mengantarkan MTsN 1 Lampung Barat meraih predikat juara umum berkat keberhasilan para peserta dalam sejumlah cabang perlombaan. Kamis 29 Oktober 2026.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen MTsN 1 Lampung Barat berhasil membawa pulang lima gelar juara, yaitu juara 1 tahfidz putra, juara 1 tahfidz putri, juara 1 catur putri, juara 2 catur putra, dan juara 2 syarhil Qur’an. Perolehan prestasi ini menjadi bukti kesungguhan peserta didik dalam mengembangkan kemampuan, baik di bidang keagamaan maupun olahraga, sekaligus mengharumkan nama madrasah di tingkat kabupaten.
AKSIOMA Cup 3 tahun 2026 diselenggarakan sebagai wadah bagi peserta didik madrasah untuk menunjukkan bakat, kemampuan, dan potensi yang dimiliki. Ajang ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmadrasah melalui kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengedepankan nilai persaudaraan dan kebersamaan.
Sejumlah cabang yang diperlombakan dalam AKSIOMA Cup 3 meliputi futsal, catur, badminton, bola voli, tahfidz, tilawah, dan syarhil Qur’an. Beragam cabang tersebut memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing, baik dalam bidang olahraga maupun seni keagamaan.
Kepala MTsN 1 Lampung Barat Desi Arisandi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan kontingen madrasah yang berhasil meraih juara umum.
Desi mengucapkan terima kasih kepada seluruh atlet, peserta, dan official yang telah memberikan usaha terbaik serta menunjukkan semangat juang selama mengikuti kompetisi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh official dan atlet MTsN 1 Lampung Barat yang telah berjuang dengan penuh semangat, kerja keras, dan dedikasi. Alhamdulillah, berkat usaha bersama, kita berhasil membawa pulang gelar juara umum AKSIOMA Cup 3 tahun 2026. Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah,” ujar Desi.
Menurut Desi, pencapaian tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi penyemangat bagi madrasah untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan generasi yang berprestasi, percaya diri, dan berakhlak mulia.
“Jangan jadikan kemenangan ini sebagai alasan untuk berhenti berusaha. Sebaliknya, jadikanlah sebagai motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kualitas diri. Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, tetaplah semangat karena setiap kompetisi memberikan pengalaman dan pelajaran berharga,” tambahnya.
Selain menyampaikan apresiasi kepada kontingennya, Desi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dari MTsS Al-Hasyimiyah yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Secara khusus, ia menyampaikan penghargaan kepada Kepala MTsS Al-Hasyimiyah Siti Mabruroh, serta Ketua Pelaksana AKSIOMA Cup 3 Dwi Febriani, beserta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Siti Mabruroh, Dwi Febriani, dan seluruh panitia yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran demi terselenggaranya AKSIOMA Cup 3 dengan baik. Semoga segala kerja keras dan pengabdian yang diberikan menjadi amal kebaikan serta membawa manfaat bagi kemajuan madrasah,” ungkap Desi.
Dalam kesempatan tersebut, Desi turut mengingatkan seluruh kontingen yang hadir agar tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadikan AKSIOMA sebagai ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan. Ia menegaskan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang biasa dalam kompetisi, sedangkan persahabatan, kekeluargaan, dan sikap saling menghargai harus tetap dijaga.
“Baik kontingen MTsN 1 Lampung Barat maupun seluruh kontingen yang mengikuti AKSIOMA ini, mari kita pahami bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga ajang silaturahmi dan kekeluargaan. Menang dan kalah itu biasa. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga sportivitas, menghargai satu sama lain, dan mempererat persaudaraan antar madrasah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana AKSIOMA Cup 3 Dwi Febriani, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kontingen yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai cabang perlombaan.
Dwi juga mengapresiasi antusiasme para peserta dan dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih juara pada AKSIOMA Cup 3 tahun 2026. Bagi yang belum memperoleh juara, jangan berkecil hati dan jangan berhenti berusaha. Mari kita jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih giat dan mempersiapkan diri agar dapat kembali berkompetisi pada AKSIOMA dua tahun mendatang,” tutur Dwi.
Kepala MTsS Al-Hasyimiyah Siti Mabruroh, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi.
Siti berharap kegiatan AKSIOMA dapat terus menjadi ruang untuk membangun solidaritas, mengembangkan potensi peserta didik, serta memperkuat hubungan baik di antara madrasah-madrasah di Kabupaten Lampung Barat.
“Selamat kepada seluruh pemenang yang telah berhasil meraih prestasi. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Sesuai dengan tema kegiatan kita, ‘Rajut Solidaritas, Ukir Prestasi Emas’, mari kita bersama-sama memperkuat persaudaraan, menjaga kebersamaan, dan terus berprestasi tanpa melupakan nilai sportivitas,” ujar Siti.
Dengan berakhirnya AKSIOMA Cup 3 tahun 2026, MTsN 1 Lampung Barat berhasil membawa pulang gelar juara umum sekaligus menambah catatan prestasi madrasah. Keberhasilan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi seluruh warga madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan potensi peserta didik, memperkuat karakter, dan membangun persaudaraan antar madrasah. Semangat yang sejalan dengan tema “Rajut Solidaritas, Ukir Prestasi Emas” diharapkan terus tumbuh dalam setiap kegiatan pendidikan dan kompetisi di masa mendatang. (Betrik).