Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan profesionalisme aparatur negara, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung bersinergi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Lampung menggelar kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN), Selasa (6/10/2026).
Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, jajaran Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Kasi, Kasubbag TU serta seluruh Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) di lingkungan Kemenag. Proses pemetaan kompetensi ini menggunakan sistem Computer Assisted Competency Test (CACT) dari BKN.

Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain mengutarakan bahwa, kegiatan penilaian dan pemetaan kompetensi ini memegang peranan krusial dalam mengukur potensi objektif setiap pegawai.
“Hasil dari profiling ini nantinya akan menjadi data masukan berharga, baik secara berkala di tingkat wilayah maupun sebagai kontribusi basis data manajemen ASN di tingkat nasional,” ujarnya.
Melalui instrumen ini, lanjut Kakanwil, kelayakan penempatan tugas dan jabatan setiap ASN dapat diukur secara presisi.
“Langkah ini krusial agar pengembangan karier pegawai di masa depan bisa dilakukan secara lebih terukur, transparan, dan tepat sasaran," ungkapnya.

Secara jangka panjang, pelaksanaan profiling kompetensi ini bertujuan penuh untuk mendukung percepatan implementasi manajemen talenta nasional serta penguatan sistem merit di lingkungan Kementerian Agama.
“Dengan adanya basis data kompetensi yang terstandar dari BKN, penempatan posisi jabatan strategis hingga penyusunan program pelatihan kepegawaian ke depan akan didasarkan murni pada aspek kualifikasi, kompetensi, dan kinerja nyata individu tanpa adanya intervensi subjektif,” jelas Kakanwil.
Melalui pelaksanaan agenda yang bertempat di kantor UPT BKN Lampung tersebut, seluruh ASN Kemenag Lampung diharapkan dapat terus beradaptasi dengan transformasi digital birokrasi demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin prima dan responsif bagi masyarakat.