Metro, MAN 1 (Humas). MAN 1 Metro melaksanakan Survei Sahabat KBC (Sistem Analisis Humanis Berbasis Transparansi Kurikulum Berbasis Cinta) pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan survei implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah yang diselenggarakan secara nasional melalui platform digital Sahabat KBC.
Pelaksanaan survei di MAN 1 Metro mengikuti jadwal Batch 3 yang berlangsung pada 20–22 Oktober 2026. Berdasarkan ketentuan dalam survei tersebut, responden dipilih secara acak oleh sistem dengan sasaran guru dan murid di madrasah. Kegiatan ini bertujuan menghimpun data mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.
Operator MAN 1 Metro, Saripin, M.Kom., menjelaskan bahwa proses pemilihan responden dilakukan melalui generate sampel sesuai arahan kepala madrasah. Dari proses tersebut, sistem menetapkan sebanyak lima akun guru dan 70 akun siswa sebagai responden survei. “Sesuai arahan kepala madrasah untuk melakukan generate sampel guru dan siswa, maka terpilih secara sistem sebanyak lima akun guru dan 70 akun siswa. Dalam proses pengisian survei berjalan dengan baik, karena aplikasi yang digunakan sangat mudah dipahami, baik oleh guru maupun siswa,” ungkapnya.
Kepala MAN 1 Metro, H. Gunawan Susanto, S.Pd., M.Pd., turut menginstruksikan para guru yang terpilih sebagai responden agar mengisi survei dengan baik dan sungguh-sungguh. Ia menegaskan pentingnya partisipasi responden dalam mendukung kelancaran pelaksanaan survei sesuai jadwal yang telah ditentukan. “Kepada Bapak/Ibu yang terpilih sebagai peserta survei KBC, sampel acak dari sistem, mohon mengisi survei dengan baik. Mulai tanggal 20 Oktober sudah terisi,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Survei Sahabat KBC ini, MAN 1 Metro berkomitmen mendukung pengumpulan data yang akurat dan transparan terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Seluruh responden yang terpilih diharapkan menyelesaikan pengisian survei sesuai jadwal Batch 3, sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan penerapan KBC di madrasah demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik.