Mesuji, MTsN 1 (Humas) — Peringatan Hari Santri Nasional turut mewarnai suasana belajar mengajar di MTsN 1 Mesuji, Kamis (22/10/2026). Mengenakan pakaian ala santri, seperti sarung dan baju muslim, murid tetap mengikuti pembelajaran sesuai jadwal dengan penuh semangat.
Tidak hanya saat upacara, nuansa Hari Santri juga terasa di ruang-ruang kelas. Proses belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa, meskipun penampilan murid berbeda dari hari-hari sekolah pada umumnya. Penggunaan pakaian khas santri ini memberi pengalaman tersendiri bagi murid untuk merasakan suasana belajar dengan nuansa kehidupan pesantren.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Suroso, menilai penggunaan pakaian ala santri menghadirkan suasana yang berbeda dalam kegiatan pembelajaran. Menurutnya, kesan santri terasa lebih kuat tanpa mengganggu aktivitas akademik di madrasah.
“Suasananya jadi nyantri banget. Murid bisa merasakan pengalaman belajar dengan mengenakan sarung dan baju muslim, tetapi kegiatan pembelajaran tetap berjalan seperti biasa,” ujar Suroso.
Peringatan Hari Santri melalui penggunaan pakaian khas tersebut menjadi salah satu cara madrasah menghadirkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan santri. Murid tidak hanya mengenal Hari Santri melalui upacara, tetapi juga merasakan nuansanya secara langsung selama mengikuti pembelajaran. Melalui peringatan ini, MTsN 1 Mesuji berharap semangat santri dapat tercermin dalam keseharian murid, terutama melalui kesungguhan menuntut ilmu, kedisiplinan, kesederhanaan, dan akhlak yang baik. (AWidadty)