Lampung Selatan, MAN 1 (Humas) - Pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 RI di lapangan MAN 1 Lampung Selatan menunjukkan integrasi yang baik antara aspek formal kenegaraan dan apresiasi seni budaya lokal. Bertindak selaku inspektur upacara Kasi Penmad Kemenag Kab. Lamsel Munjahid, S.Pd.I. Kehadiran jajaran pimpinan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan beserta seluruh ASN dan PPPK menegaskan komitmen kelembagaan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya pengabdian 10, 20, hingga 30 tahun menjadi momen krusial untuk memberikan motivasi kerja dan bentuk apresiasi negara atas dedikasi para pegawai. Rangkaian acara yang dilanjutkan dengan penampilan seni daerah, koreografi, serta tari kreasi dari berbagai satker tidak hanya menambah kemeriahan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kohesi internal di lingkungan Kemenag Kabupaten Lampung Selatan.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan di halaman MAN 1 Lampung Selatan tidak sekadar menjadi ritual tahunan seremonial, melainkan sebuah panggung konsolidasi semangat kebangsaan, apresiasi dedikasi, dan perayaan kekayaan budaya lokal.
Keputusan menempatkan MAN 1 Lampung Selatan sebagai tuan rumah perayaan tingkat kabupaten memberikan pesan strategis. Hal ini menegaskan posisi madrasah bukan hanya sebagai lembaga pendidikan formal, melainkan juga sebagai pusat simpul kegiatan kebangsaan dan kebudayaan. Sinergi antara pejabat struktural Kemenag, pimpinan madrasah, dan seluruh elemen aparatur membuktikan bahwa semangat kemerdekaan ke-81 RI di Lampung Selatan dirayakan dengan aksi nyata: memperkuat sinergi internal demi pelayanan publik yang lebih berdampak.
Munjahid, S.Pd.I., Kasi Penmad Kemenag Lampung Selatan selaku Inspektur Upacara menyampaikan, "Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia ini menjadi pengingat bagi seluruh kornu aparatur Kemenag, khususnya di bidang pendidikan madrasah, untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencetak generasi muda berkarakter Islami yang nasionalis.”(R.Habibi)