Way Kanan Kemenag(Humas) -- H. M. Ali.S.Ag., M.M., sebagai Penyuluh Kemenag Way Kanan dan juga Kapokjaluh Provinsi, memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai media sosial di era digital yang semakin marak saat ini, di Masjid Agung Way Kanan, Jumat (12/01/2024).
Pembinaan dan Penyuluhan yang diadakan di Masjid tersebut mengambil tema yang tak kalah pentingnya yaitu kehati-hatian dalam menerima, menyikapi berita, dan mengambil keputusan.
Dalam kesempatan itu, H. M. Ali menerangkan dengan tegas bahwa Sikap kehati-hatian dalam menerima berita menjadi penting saat ini. Oleh karena itu believers dituntut untuk memperhatikan adab menerima berita.
"Tidak hanya harus hati-hati memilih sumber yang dipercayai tetapi juga harus bijak dalam melihat fakta yang ada. Beliau juga menyebutkan"Salah satu dalil dari AlQuran yaitu surat An-Nisa,[4:83] Dan  apabila  datang  kepada mereka  suatu berita   tentang   Keamanan  atau      Ketakutan,  mereka  lalu   Menyiarkannya," ujarnya.
Ali juga menjelaskan bahwa kita harus mencari tahu dulu informasi terkait dengan berita yang sedang berkembang sebelum kita menyebarkannya.
"Jangan hanya karena mudah dan mainstream, kita sudah langsung mengacing berita tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu, apalagi dalam dunia maya. Banyak berita hoaks yang beredar di media sosial akhir-akhir ini yang bisa menimbulkan kerusakan akibat tidak adanya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi," katanya.
Sebagai contoh, H. M. Ali menyebutkan kisah Umar bin Khattab saat ia mendengar berita tentang kondisi rumah tangga Rasulullah SAW. Umar tidak langsung percaya, tetapi malah menemui Aisyah RA, Habshoh RA, dan Rasulullah SAW langsung untuk memastikan kebenaran berita tersebut. Setelah mendengar langsung penjelasan dari Rasulullah SAW, Umar baru memastikan kebenaran berita tersebut.
Lebih lanjut Ali menekankan pentingnya kematangan dan kedewasaan dalam menanggapi berita. Tidak hanya berita yang beredar di media sosial, tetapi juga berita yang diterima melalui media massa lainnya.
"Kedewasaan bersikap akan mendatangkan keselamatan dan suasana yang nyaman," ungkap Ali.
Pada kesempatan pembinaan dan penyuluhan ini, H. M. Ali memberikan beberapa kajian penting dalam menyikapi media sosial. Beberapa kajian tersebut antara lain: Memilih sumber berita yang terpercaya beliau menekankan pentingnya untuk memilih sumber berita yang terpercaya. Kita harus benar-benar memastikan bahwa sumber berita yang kita gunakan adalah terpercaya dan memiliki kredibilitas tinggi.
"Menyikapi berita yang sudah berkembang, kita harus mampu mengendalikan diri ketika menyikapi sebuah berita yang sudah berkembang. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, apalagi jika berita tersebut belum dikonfirmasi kebenarannya," terangnya.
"Mampu menolak informasi yang hoaks penting bagi kita untuk menolak informasi yang hoaks. Sebaiknya kita mengandalkan sumber informasi yang terpercaya dan memiliki kredibilitas tinggi daripada mengandalkan informasi yang belum pasti kebenarannya," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. M. Ali mengajak semua majelis Masjid Agung Way Kanan untuk lebih bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan media sosial di era digital saat ini, ia menegaskan bahwa sikapmenerima hati-hati dalam , menyikapi berita, dan mengambil keputusan akan membawa dampak positif dalam kehidupan kita sehari-hari.
"Saya juga mengingatkan kepada majelis untuk menyebarkan kebaikan dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Dalam menghadapi era serba digital sekarang ini, kita harus bijaksana dalam memanfatkan media sosial untuk kebaikan dan kemajuan umat manusia," tandasnya. (Asep/Hand/Anggithya)