Mesuji, MAN 1 (Humas) - Menghadapi cuaca ekstrem dan musim kemarau panjang yang melanda wilayah Mesuji dan sekitarnya, jajaran dewan guru, staf, serta seluruh siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mesuji kompak menggelar aksi serentak penyiraman tanaman bunga dan pohon di seluruh area halaman madrasah, Selasa, 20 Oktober 2026
Aksi tanggap lingkungan ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga keberlangsungan hidup vegetasi serta memelihara keasrian dan kehijauan lingkungan MAN 1 Mesuji agar tidak gersang di tengah teriknya suhu udara.
Dengan membawa ember, gembor, hingga bahasa gaul air, para guru dan siswa bekerja sama menyisir area taman depan kelas, jalur hijau halaman utama, hingga titik-titik penanaman pohon penghijauan. Pembagian tugas dilakukan secara merata di tiap blok kelas agar seluruh area tanaman mendapatkan pasokan udara yang cukup.
Pihak dewan guru menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak sekedar untuk merawat tanaman agar tetap subur dan tidak layu, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para siswa tentang pentingnya rasa kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan hidup di saat kondisi iklim sedang tidak mendukung:
"Musim kemarau yang cukup panjang ini membuat kondisi tanah memerah dan kering. Jika kita tidak rajin merawat dan menyiramnya, bunga-bunga serta bibit pohon yang sudah kita tanam bisa layu bahkan mati."
“Melalui aksi gotong royong ini, kami ingin menanamkan rasa memiliki pada diri anak-anak. Menjaga tanaman di lingkungan sekolah adalah tugas kita bersama demi menjaga udara tetap sejuk dan pemandangan sekolah tetap asri,” ungkap salah seorang perwakilan guru di lokasi.
Para siswa menyambut aksi penyiraman tanaman ini dengan penuh semangat dan rasa kebersamaan. Melalui kepedulian serta kerja keras seluruh warga madrasah, MAN 1 Mesuji terbukti tetap mampu mempertahankan lingkungan sekolah yang hijau, segar, dan nyaman meski di tengah ancaman kemarau panjang. (deri)