Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Guru dan Murid MTsN 1 Mesuji Ikuti Survei Nasional SAHABAT KBC

Kamis, 22 Oktober 2026 • MTsN 1 Mesuji •Editor: Okta
Guru dan Murid MTsN 1 Mesuji Ikuti Survei Nasional SAHABAT KBC
MTsN 1 Mesuji
MTsN 1 Mesuji
Foto: Humas MTsN 1 Mesuji

Mesuji, MTsN 1 (Humas) — Guru dan murid MTsN 1 Mesuji mengikuti Survei Nasional SAHABAT KBC (Sistem Analisis Humanis Berbasis Transparansi Kurikulum Berbasis Cinta) yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia. Pengisian survei berlangsung di laboratorium madrasah, Kamis (22/10/2026), dengan melibatkan murid serta guru yang terpilih sebagai responden.

Survei nasional tersebut dilaksanakan pada 12–22 Oktober 2026 dan dibagi menjadi tiga gelombang (batch) berdasarkan wilayah provinsi. Provinsi Lampung termasuk dalam batch 3, dengan jadwal pelaksanaan 20–22 Oktober 2026.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 1 Mesuji, Suroso, mengatakan survei ini bertujuan memperoleh data yang akurat mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. Data tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program sekaligus mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Survei ini bertujuan memperoleh data yang akurat tentang implementasi KBC di madrasah. Hasilnya diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat program dan mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Suroso.

Melalui survei ini, pengalaman guru dan murid dalam pelaksanaan pendidikan di madrasah dihimpun sebagai bagian dari pemetaan implementasi KBC. Data yang terkumpul diharapkan memberikan gambaran mengenai penerapan kurikulum tersebut sehingga penguatan program dapat dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Keikutsertaan MTsN 1 Mesuji dalam Survei Nasional SAHABAT KBC menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya Kementerian Agama dalam mengevaluasi pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta. Hasil survei diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan pendidikan madrasah yang mengedepankan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan hubungan yang humanis dalam proses pembelajaran. (AWidadty)