Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kloter 30 JKG Tutup Gelombang Pertama, 3.530 Jemaah Haji Asal Lampung Telah Tiba di Tanah Air

Senin, 23 Juni 2025 Aziz_Abd
Kloter 30 JKG  Tutup Gelombang Pertama, 3.530 Jemaah Haji Asal Lampung Telah Tiba di Tanah Air
Aziz_Abd
Aziz_Abd

Lampung Kemenag (Humas), Gelombang pertama kepulangan jemaah haji asal Provinsi Lampung resmi berakhir pada  Senin 23 Juni 2025, dengan kedatangan Kloter 30 JKG di Debarkasi Antara Lampung. Kloter ini membawa 392 orang yang terdiri atas 386 jemaah, dua petugas haji daerah (PHD), dan empat petugas kloter. Sebanyak 385 jemaah berasal dari Kabupaten Lampung Tengah dan satu orang dari Kota Bandar Lampung.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Erwinto, yang hadir langsung menyambut kedatangan jemaah, menyampaikan rasa syukurnya atas kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi selamat dan tertib.

“Alhamdulillah, dengan tibanya Kloter 30, total 3.530 jemaah dan petugas haji Lampung yang tergabung dalam delapan kloter gelombang pertama telah kembali ke Tanah Air. Ini menandai berakhirnya fase pertama kepulangan jemaah,” ujar Erwinto.


Ia juga menambahkan bahwa gelombang kedua kepulangan jemaah Lampung dijadwalkan akan dimulai pada 27 Juni 2025 mendatang.

“Kami mengimbau seluruh keluarga jemaah untuk tetap bersabar dan memantau informasi resmi terkait kedatangan kloter selanjutnya,” imbuhnya.

15 Jemaah Haji Asal Lampung Wafat

Hingga hari yang sama, tercatat sebanyak 15 jemaah haji asal Provinsi Lampung wafat selama musim haji tahun ini. Dari jumlah tersebut, 14 jemaah meninggal dunia di Arab Saudi, sementara satu jemaah wafat setelah dirujuk dan dirawat di rumah sakit Citanala Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ansori, menjelaskan bahwa jemaah yang meninggal di dalam negeri adalah Sutrisno M Sukemi dari Kloter 28 JKG asal Kota Metro.

“Almarhum Pak Sutrisno sebagaimana dilaporkan kemarin mengalami penurunan kesehatan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, sehingga dirujuk dan dirawat di RS Citanala Tangerang. Ia meninggal dunia pada Minggu malam, 22 Juni 2025, pukul 20.00 WIB, dalam pendampingan istrinya, Ibu Misiati, yang juga merupakan jemaah dalam kloter yang sama,” terang Ansori.


Ia menegaskan bahwa meskipun wafat di Tanah Air, almarhum tetap menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai bagian dari penyelenggaraan ibadah haji.“Jemaah yang wafat, termasuk yang meninggal setelah dirujuk saat tiba di Indonesia  seperti almarhum Sutrisno, tetap mendapatkan haknya sesuai regulasi. Di antaranya adalah asuransi jiwa haji senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH),” tambah Ansori.

Berikut Data Jemaah Haji Asal Lampung yang Wafat sampai dengan 23 Juni 2025:

1. Sagiyem Karyo Dikromo – Kloter 7 – Mataram Baru, Lampung Timur

2. Kasminah Kusnan Halim – Kloter 28 – Rejomulyo, Pasir Sakti

3. Siswanto Subandi Husdi – Kloter 15 – Sindang Sari, Lampung Utara

4. Misti Harti Hadi Utomo – Kloter 22 – Pringsewu

5. Sutrisno Mariman Kisut – Kloter 7 – Rajabasa Lama, Labuhan Ratu

6. H. Erjati Abbas – Kloter tidak tercantum – Sukarame, Bandar Lampung

7. H. Anwar Widodo Marjuki – Kloter 22 – Pringsewu

8. Sohib Masrur Sanrohmat – Kloter 50 – BNS Suoh, Lampung Barat

9. Satiman – Kloter 42 – Bandar Lampung

10. Asniwati Sutan Marajo – Kloter 30 – Lampung Tengah

11. Hasimah Ahmad Syamsi – Kloter 30 – Lampung Tengah

12. Sureni Dul Manan – Kloter 24 – Lampung Timur

13. Supiun Salim Adam – Kloter 56 – Lampung Selatan

14. H. Sutrisno M. Sukemi – Kloter 28 – Metro

15. H. Muksin Jayus Sumitro – Kloter 24 – Lampung Timur