Pringsewu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu menyambut antusias kegiatan Jumat Bersih yang diluncurkan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Lampung pada Jumat (9/8/2024). Kegiatan ini serentak dilaksanakan di Provinsi Lampung di setiap pangkalan Gugus Depan sekolah dan madrasah.
Waka Kesiswaan MAN 1 Pringsewu Khairuddin mengatakan bahwa kegiatan ini bersamaan dengan pembukaan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan dan anggota Pramuka Bantara, di lapangan kampus setempat.
"Kami menyambut antusias kegiatan ini dan langsung kita laksanakan setelah upacara pembukaan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan dan anggota Pramuka Bantara," katanya.
Para anggota pramuka Gugus Depan Raden Intan dan RA Kartini 08115-08116 Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu melakukan bersih-bersih sampah dan kotoran lainnya secara bersama-sama seperti di halaman dan kelas. Sampah dikumpulkan di tempat khusus yang kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari Kepala MAN 1 Pringsewu Fathul Bari yang sangat mengapresiasi semangat dan partisipasi seluruh siswa serta para anggota Pramuka dalam kegiatan Jumat Bersih yang diluncurkan oleh Kwarda Provinsi Lampung ini.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata dari kepedulian kita terhadap lingkungan, tetapi juga menciptakan kebersamaan di antara seluruh warga sekolah," ungkapnya.
"Dengan bekerja sama dalam menjaga kebersihan, kita membangun rasa tanggung jawab kolektif dan mempererat ikatan kebersamaan di antara siswa, guru, dan staf," imbuhnya.
Ia berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar.
Sementara salah satu Guru MAN 1 Pringsewu Eli Dwi Septina mengatakan bahwa Jumat Bersih tersebut merupakan kesempatan yang sangat baik untuk melatih kepedulian sosial dan lingkungan pada siswa.
"Melalui kegiatan ini, mereka belajar untuk berkontribusi secara nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian penting dari pendidikan keteladanan, di mana siswa dapat melihat dan mencontoh tindakan nyata dari guru dan rekan-rekan mereka dalam menjaga kebersihan dan kerapian," ungkapnya.
"Semoga kegiatan ini bisa terus mendorong terbentuknya generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat," pungkasnya. (LTE)