Lampung, Kemenag (Humas) – Alifah, utusan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Lampung, berhasil masuk 15 besar dalam Kompetisi Penyusunan Policy Brief
Jabatan Fungsional Tertentu Antar Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2024.
Kompetisi tersebut berlangsung di Platinum Hotel, Jimbaran, Bali, mulai 25
hingga 28 September 2024.
Dalam sambutannya, Kepala Biro
Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, Muhamad Iqbal,
menyatakan bahwa kompetisi dengan tema “Moderasi Beragama untuk Kemaslahatan
Publik Menuju Indonesia Emas” ini bukan hanya ajang untuk mencari pemenang. Ia
menekankan bahwa kompetisi ini merupakan wadah bagi para pemikir dan pegiat
kebijakan untuk bertukar ide, gagasan, serta inovasi terkait isu moderasi
beragama. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menggali potensi sumber
daya manusia (SDM) di kalangan pejabat fungsional dalam memberikan masukan dan
rekomendasi kebijakan kepada para pembuat keputusan.
“Saya mengucapkan selamat dan
apresiasi sebesar-besarnya kepada para pemenang yang telah menunjukkan
kemampuan terbaiknya hingga mencapai tahap final kompetisi ini. Prestasi ini
adalah bukti nyata dari kepedulian, komitmen, dan ketekunan dalam merumuskan
ide-ide kebijakan yang segar dan solutif. Semoga ini menjadi langkah awal yang
baik untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar
Iqbal.
Iqbal juga berharap agar hasil dari
kompetisi ini tidak hanya sebatas penetapan pemenang, tetapi juga memberikan
dampak nyata, khususnya dalam pengambilan kebijakan terkait moderasi beragama.
Ketua panitia, Agus Sunaryo,
menjelaskan bahwa kompetisi ini dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap I
berlangsung pada 19 Agustus hingga 12 September 2024 untuk proses publikasi dan
sosialisasi hingga penetapan policy brief yang akan dinilai. Tahap II berlangsung
pada 12 hingga 19 September 2024, dilanjutkan dengan tahap III pada 20
September 2024, yakni penetapan 15 finalis. Babak final dan penganugerahan
digelar pada 25 hingga 28 September 2024 di Platinum Hotel, Jimbaran, Bali.
Agus juga menambahkan bahwa dari
total 226 pendaftar, sebanyak 220 peserta dinyatakan lolos seleksi, sementara 6
lainnya gugur karena tidak memenuhi syarat, seperti status mahasiswa, bukan
pejabat fungsional, serta keterlibatan sebagai panitia.
Dalam acara tersebut, Alifah
menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaiannya. "Dari 226 pendaftar yang
berasal dari 22 kementerian dan lembaga se-Indonesia, Lampung berhasil masuk ke
15 besar dan saya bisa mengikuti babak final ini. Semoga saya bisa membawa nama
baik Lampung, khususnya Kemenag Lampung, di kancah nasional. Mohon doa dan
dukungannya agar bisa meraih posisi tiga besar," ungkapnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kepala Biro Perencanaan, Dewan Juri, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, para finalis, peserta, dan panitia pelaksana. (Fadilah/Aziz)