Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

MTsN 1 Mesuji Tegaskan Larangan Membawa Senjata Tajam ke Madrasah

Selasa, 20 Oktober 2026 • MTsN 1 Mesuji •Editor: Okta
MTsN 1 Mesuji Tegaskan Larangan Membawa Senjata Tajam ke Madrasah
MTsN 1 Mesuji
MTsN 1 Mesuji
Foto: Awidadty

Mesuji, MTsN 1 (Humas) — Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 1 Mesuji, Kosim, memberikan pembinaan kepada tiga murid kelas IX yang kedapatan membawa senjata tajam ke madrasah pada Selasa (20/10/2026). Pembinaan berlangsung di ruang BK dengan didampingi Joko Suhanto sebagai upaya mencegah potensi bahaya dan menjaga keamanan warga madrasah.

Dalam pembinaan tersebut, Kosim menjelaskan bahwa membawa senjata tajam ke lingkungan madrasah tanpa izin dari guru merupakan tindakan yang tidak dibenarkan. Keberadaan benda tersebut berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, terlepas dari alasan murid membawanya.

Ketiga murid tersebut menyampaikan bahwa mereka membawa senjata tajam tanpa maksud tertentu. Meski demikian, pihak madrasah tetap memberikan perhatian serius terhadap kejadian itu. Tidak adanya niat untuk membahayakan orang lain tidak menghilangkan risiko yang dapat timbul dari keberadaan senjata tajam di lingkungan pendidikan.

“Tidak boleh membawa senjata tajam ke madrasah tanpa izin dari guru, apa pun alasannya. Kita harus memikirkan keselamatan bersama karena benda tersebut berpotensi membahayakan diri sendiri maupun warga madrasah lainnya. Karena itu, aturan ini harus dipatuhi,” ujar Kosim.

Sebagai langkah pencegahan, guru BK mengamankan senjata tajam yang dibawa ketiga murid tersebut. Barang-barang itu akan dikembalikan ketika orang tua masing-masing murid datang ke madrasah. Langkah ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut agar orang tua mengetahui kejadian tersebut dan dapat turut memberikan pengawasan serta pembinaan kepada anak-anak mereka.

Kosim menegaskan bahwa pembinaan bertujuan memberikan pemahaman kepada murid mengenai pentingnya menaati tata tertib dan menjaga keamanan lingkungan madrasah. Melalui pendekatan tersebut, murid diharapkan mampu memahami konsekuensi dari tindakan yang berpotensi membahayakan orang lain.

Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya MTsN 1 Mesuji dalam memperkuat pendidikan karakter, menanamkan tanggung jawab, dan membangun kesadaran murid untuk menjaga ketertiban. Sinergi antara madrasah dan orang tua diharapkan dapat mencegah kejadian serupa serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh warga madrasah. (AWidadty)