Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Patut Dicontoh, Madrasah Ini Rutin Gelar Istighosah di Hari Ulang Tahunnya

Sabtu, 25 Oktober 2025 Muhammad Faizin
Patut Dicontoh, Madrasah Ini Rutin Gelar Istighosah di Hari Ulang Tahunnya
Muhammad Faizin
Muhammad Faizin

Pringsewu, Salah satu madrasah di Provinsi Lampung ini patut menjadi teladan bagi lembaga pendidikan lainnya. Madrasah tersebut adalah MAN 1 Pringsewu.

Dalam memperingati hari lahirnya yang ke-30, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu menggelar kegiatan Istighosah dan doa bersama pada Jumat (24/10/2025) di Aula Utama MAN 1 Pringsewu.

Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas perjalanan panjang madrasah yang saat ini sudahmemasukiumur30 tahun. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali ukhuwah antara guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa.

Tahun ini, istighosah juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan persiapan keberangkatan para duta MAN 1 Pringsewu yang akan berlaga di tingkat nasional. Di antaranya, salah satu siswa mewakili Lampung pada Olimpiade Matematika Indonesia (OMI) tingkat nasional, guru seni tari akan tampil pada ajang nasional yang diselenggarakan oleh PGRI, dan satu siswa lainnya akan berkompetisi dalam lomba Bahasa Arab tingkat nasional.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan salat Dhuha dan salat Hajat berjamaah, diikuti dengan pembacaan Surat Yasin, tahlil, dan istighosah yang dipimpin oleh pembina ibadah. 

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Pringsewu, Fathul Bari menegaskan bahwa kegiatan istighosah merupakan wujud ikhtiar spiritual dan budaya religius yang harus terus dilestarikan di lingkungan madrasah.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bagian dari tradisi spiritual yang kami tanamkan agar seluruh warga madrasah memiliki kesadaran bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh usaha lahiriah, tetapi juga oleh kekuatan doa dan keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa di usia ke-30 tahun ini, MAN 1 Pringsewu terus berkomitmen menjadi madrasah unggulan yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan iman, dan prestasi akademik.

“Kami berharap MAN 1 Pringsewu dapat menjadi barometer madrasah terbaik di Provinsi Lampung dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menyeimbangkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial,” lanjutnya.

Selain berdoa untuk keberkahan madrasah, kegiatan istighosah juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat komitmen dalam mengedepankan akhlakul karimah, disiplin, serta semangat kebersamaan dalam menuntut ilmu dan mendidik generasi muda.

Di akhir kegiatan, doa khusus dipanjatkan untuk para siswa dan guru yang akan berjuang di ajang nasional agar diberikan kelancaran, kesuksesan, dan hasil yang gemilang sehingga mampu mengharumkan nama MAN 1 Pringsewu di tingkat nasional.

Tradisi istighosah tahunan ini menurutnya merupakan wujud bahwa MAN 1 Pringsewu tidak hanya fokus pada peningkatan mutu akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual, rasa syukur, dan kebersamaan, menjadikannya sebagai madrasah yang layak dicontoh oleh lembaga pendidikan lainnya di Provinsi Lampung. (LTE)