Way Kanan, MAN 1 (Humas). Kegiatan pembelajaran berbasis keilmuan keislaman terus diperkuat di MAN 1 Way Kanan melalui program kelas tahfiz dan murojaah yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghafal serta menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an secara sistematis. Dengan pendekatan ilmiah dalam metode pembelajaran, kegiatan ini tidak hanya menekankan pada kemampuan menghafal, tetapi juga pemahaman terhadap struktur, pola, dan kesinambungan ayat-ayat Al-Qur’an.
Dalam sesi tersebut, Teguh Ari Wibowo sebagai pembimbing utama memfokuskan pembelajaran pada teknik penguatan memori jangka panjang melalui repetisi terstruktur. Ia menerapkan metode spaced repetition yang telah terbukti secara ilmiah membantu mempertahankan hafalan dalam jangka waktu lebih lama. Para siswa diarahkan untuk mengulangi hafalan pada interval tertentu, sambil diberikan umpan balik individual untuk memastikan kualitas bacaan dan ketepatan tajwid tetap terjaga.
Sementara itu, Parmidi turut mendampingi proses murojaah dengan pendekatan analitis terhadap kesalahan bacaan. Ia memanfaatkan model pembelajaran kolaboratif, di mana siswa saling menyimak dan memperbaiki bacaan teman sejawat. Metode ini bertujuan meningkatkan sensitivitas fonetik dan ketelitian siswa dalam membaca Al-Qur’an. Selain memperkuat kemampuan individual, pendekatan tersebut juga membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi antaranggota kelas.
Secara keseluruhan, kegiatan tahfiz dan murojaah yang dipandu oleh Teguh Ari Wibowo dan Parmidi ini menunjukkan komitmen MAN 1 Way Kanan dalam mengintegrasikan metode ilmiah dengan pendidikan keagamaan. Program tersebut tidak hanya menghasilkan peningkatan kualitas hafalan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang koheren, terstruktur, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi Qur’ani yang berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi model pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dan inspiratif bagi lembaga pendidikan lainnya. (Joe)
Editor: Fadilah