Tanggamus, MTsN 2 (Humas) - Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk meningkatkan inovasi, kreasi, pola berpikir kritis dan analitis, serta memperteguh akhlak mulia pada siswa madrasah. Kompetisi ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi bakat dan minat siswa di bidang sains dan riset.
Dalam ajang OMI tingkat Kabupaten, MTsN 2 Tanggamus menjadi tuan rumah Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025 tingkat Kabupaten, yang diikuti oleh 511 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).
Khusus untuk tingkat MTs, terdapat 210 peserta yang terbagi menjadi tiga mata pelajaran, yaitu Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dari MTsN 2 Tanggamus sendiri, 9 perwakilan siswa terbaik terpilih untuk mengikuti kompetisi ini pada Kamis (11/09).
Sembilan siswa tersebut diantaranya Tyaga Velyo, Mika Cita Ardani dan M. Ariq Al Faqih mewakili cabang matematika, Fairuz Zevania, Alfia Tasqyfa dan Tsabitah Aqila mewakili cabang IPA, sedangkan Dina Yunita, Elsa Khairunnisa dan Faeyza Safara Alona mewakili cabang IPS.
Dengan adanya OMI, diharapkan siswa madrasah dapat meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama, serta menjadi generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
Kepala MTsN 2 Tanggamus, H. Nurzaman, S.Ag, M.Pd.I mengungkapkan dukungannya kepada para peserta dan mengharapkan kepada dewan guru untuk memberikan dukungan serta doa kepada peserta perwakilan MTsN 2 Tanggamus.
"Hari ini, ajang OMI Tahun 2025 tingkat Kabupaten Tanggamus untuk MTs dilaksanakan. Dari madrasah kita, ada 9 siswa yang mewakili untuk 3 cabang lomba yakni matematika, IPA dan IPS," tuturnya.
"Saya mendukung penuh siswa kita mengikuti OMI ini, dan mendoakan yang terbaik yaitu lolos ke tingkat provinsi bahkan ke nasional, insya Allah. Saya meminta kepada dewan guru dan staf tata usaha agar berkenan mendoakan hal yang sama, dan memohon kemudahan kepada Allah agar siswa kita dapat mengerjakan soal-soal dengan maksimal." lanjutnya. (Idef/Mela)