Lampung Utara, 12 Agustus 2025 – Pengawas Madrasah Kabupaten Lampung Utara, Bpk. Yulianto, S.Pd.I, M.Pd.I, memimpin sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 2 Lampung Utara. Kegiatan yang digelar di Ruang Guru pada Selasa (12/8) ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Supriyono, beserta segenap dewan guru, menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai kasih sayang dan empati dalam proses pembelajaran.
Kurikulum Humanis untuk Generasi Berkarakter
Dalam pemaparannya, Yulianto menjelaskan bahwa Kurikulum
Berbasis Cinta dirancang untuk menyeimbangkan aspek kognitif dan afektif
peserta didik. "Pendidikan tidak hanya tentang mengejar nilai akademik,
tetapi juga membangun karakter yang berempati dan respek terhadap sesama,"
ujarnya.
Ia mencontohkan praktik pembelajaran yang mengedepankan
dialog, refleksi nilai-nilai kemanusiaan, serta kolaborasi antarsiswa.
"Guru berperan sebagai fasilitator cinta, menciptakan ruang aman bagi
siswa untuk tumbuh secara holistik," tambah Yulianto.
Dukungan Kepala Madrasah
Kepala MAN 2 Lampung Utara, Supriyono, menyambut positif
inisiatif ini. "Kami siap mengimplementasikan kurikulum ini dengan
melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk orang tua siswa,"
tegasnya. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan visi madrasah yang
berkomitmen mencetak lulusan berilmu dan berakhlak mulia.
Langkah Implementasi
Workshop dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk
merumuskan strategi penerapan, seperti:
1. Pelatihan Guru: Modul penguatan psikologis dan metode
pengajaran berbasis kisah inspiratif.
2. Evaluasi Holistik: Penilaian tidak hanya mencakup
akademik, tetapi juga kontribusi sosial siswa.
3. Keterlibatan Orang Tua: Program parenting untuk
menyelaraskan nilai di sekolah dan rumah.
Antusiasme Guru
Beberapa guru mengaku termotivasi dengan konsep ini.
"Selama ini kami fokus pada target kurikulum nasional. Kini, ada ruang
untuk lebih memahami kebutuhan emosional siswa," ujar salah seorang
peserta.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menyusun rencana
aksi, termasuk pilot project di kelas X. Sosialisasi serupa akan digelar di madrasah
lainnya secara bertahap. (Humas/mela basyar)