Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) – Memulai pekan terakhir di bulan Juli, suasana khidmat menyelimuti Lapangan Utama Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lampung Selatan pada Senin pagi, 27 Juli 2026. Seluruh warga madrasah, mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, hingga peserta didik, kembali mengikuti agenda rutin Upacara Bendera.
Pada upacara kali ini, para siswa dari kelas IX A tampil percaya diri dan sukses menjalankan tugas sebagai petugas upacara. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wali Kelas IX A, Nurmalia Fitriyana, S.Pd., yang membawakan amanat sarat makna dengan tema "Menumbuhkan Rasa Hormat kepada Guru, Orang Tua, dan Sesama".
Dalam amanatnya, Nurmalia Fitriyana menegaskan bahwa rasa hormat adalah cerminan dari akhlak yang baik. Sikap saling menghargai melalui tutur kata dan perbuatan tidak akan merendahkan diri seseorang, melainkan justru mengangkat derajat kebaikan perilakunya. Ia menjabarkan tiga pilar utama rasa hormat yang harus diaplikasikan oleh seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari:
· Hormat kepada Guru: Guru adalah jembatan ilmu. Sikap hormat dapat ditunjukkan melalui sapaan santun, mendengarkan dengan saksama saat guru menjelaskan, tidak membantah, dan bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. "Ingatlah, ilmu yang kalian peroleh akan menjadi berkah jika disertai sikap hormat kepada guru," pesan Nurmalia.
· Hormat kepada Orang Tua: Di balik kesuksesan seorang anak, selalu ada keringat, pengorbanan, dan doa orang tua. Rasa hormat ini wajib diwujudkan dengan berbicara sopan, mematuhi nasihat, serta meringankan beban pekerjaan mereka di rumah.
· Hormat kepada Sesama: Untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, siswa dilarang keras melakukan perundungan (bullying). Setiap siswa harus menghargai pendapat temannya, tidak mengejek, dan senantiasa mengedepankan semangat kerja sama.
Sejalan dengan amanat tersebut, Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Rahmi Zulyana, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi tinggi kepada para petugas upacara dari kelas IX A serta penekanan materi karakter yang dibawakan oleh pembina upacara. "Amanat yang disampaikan Ibu Nurmalia pagi ini adalah fondasi utama dari visi pendidikan kita. Kecerdasan intelektual tidak akan ada artinya tanpa dibarengi dengan adab dan rasa hormat. Madrasah kita harus menjadi zona yang aman dari perundungan, tempat di mana siswa-siswinya menghargai guru dan menyayangi sesamanya. Saya sangat bangga melihat kedisiplinan yang ditunjukkan oleh anak-anak kelas IX A hari ini, semoga menjadi teladan yang baik bagi kelas-kelas lainnya," tegas Rahmi Zulyana. (Andri)