Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Menyusul rangkaian acara pelepasan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Liwa, Muhammad Fahmi Hary Nugroho, yang digelar di rumah dinas Bupati Lampung Barat pada Senin malam (10/12/2026), Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat, Soparudin ikut menyampaikan pandangan dan kesan tersendiri secara terpisah. Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas terjalinnya koordinasi dan sinergitas yang harmonis antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan instansi vertikal, selama masa kepemimpinan Muhammad Fahmi Hary Nugroho.
"Sinergitas lintas sektoral yang dibangun selama ini di Kabupaten Lampung Barat berjalan dengan sangat baik. Kontribusi Pengadilan Negeri Liwa dalam mendukung stabilitas daerah, penegakan hukum yang berkeadilan, serta kerukunan umat beragama patut diapresiasi," ujar Soparudin.
Lebih lanjut, Soparudin juga menyoroti pesan moral yang disampaikan Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, terkait pentingnya menjaga silaturahmi meski batasan tugas wilayah telah bergeser." Konsep pelepasan dan bukan perpisahan sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang selalu menekankan pentingnya merawat ukhuwah (persaudaraan) antarsesama manusia," katanya.
Soparudin sepakat bahwa perpindahan tugas merupakan hal yang lumrah dalam roda organisasi pemerintahan maupun penegakan hukum, namun silaturahmi dan persaudaraan harus tetap terjaga.
Doa untuk Pengabdian Baru mewakili jajaran bidang keagamaan di Lampung Barat. “Kami mendoakan agar Muhammad Fahmi Hary Nugroho selalu diberikan kesehatan, keberkahan, serta sukses dalam menjalankan amanah baru sebagai Ketua PN Pacitan, Jawa Timur,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Soparudin berharap kerja sama yang solid antar-instansi di Kabupaten Lampung Barat dapat terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat yang damai, tertib, dan religius.