Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Dua Siswi MTsN 3 Bawa Nama Lampung Utara ke Final KREASI 2026, Kemenag Beri Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 • Humas Lampung Utara •Editor: Kevin
Dua Siswi MTsN 3 Bawa Nama Lampung Utara ke Final KREASI 2026, Kemenag Beri Apresiasi
Humas Lampung Utara
Humas Lampung Utara
Foto: Dewi

Lampung Utara, Kemenag (Humas) - Dua siswi MTsN 3 Lampung Utara, Annisa Desti Yanti dan Aurelia Awahita, berhasil melaju ke babak final Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 tingkat SMP/MTs sederajat pada subbidang pendidikan, psikologi, dan kesehatan mental. Keduanya membawa penelitian tentang pencegahan child grooming di lingkungan madrasah.

Penelitian berjudul Psikoedukasi Pencegahan Child Grooming di MTsN 3 Lampung Utara Berbasis Memoar “Broken Strings” tersebut akan dipresentasikan dalam final KREASI 2026 yang berlangsung di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, pada 17–19 Oktober 2026.

Sebagai bentuk dukungan terhadap capaian tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara melepas kedua siswi itu pada Kamis (15/10/2026) di Ruang Siger Kantor Kemenag Lampung Utara. Pelepasan diwakili Kepala Kemenag Lampung Utara oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Akhmad Syaibani, didampingi Pengawas Madrasah Yulianto dan staf Pendidikan Madrasah.

Dalam kesempatan itu, Syaibani menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua siswi tersebut. Ia berharap Annisa dan Aurelia dapat mengikuti kompetisi dengan baik, menjaga kesehatan, serta memberikan hasil terbaik untuk membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Lampung Utara.

“Selamat berjuang, jaga kesehatan, dan tetap semangat. Kami turut mendoakan semoga ananda berdua sukses mengikuti kompetisi, mampu memberikan hasil terbaik, serta membawa nama baik Lampung Utara,” ujar Syaibani.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Utara, Aprizandi, juga menyampaikan apresiasi atas capaian kedua siswi tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki potensi untuk bersaing melalui riset dan inovasi.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, berani menuangkan gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lampung Utara, Andi Irawan, berharap keikutsertaan kedua siswi dalam final KREASI 2026 dapat menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas riset madrasah sekaligus mendorong budaya inovasi di kalangan peserta didik.

Penelitian yang diangkat Annisa dan Aurelia menyoroti pentingnya edukasi mengenai child grooming, yaitu proses pendekatan manipulatif yang dilakukan seseorang untuk membangun kepercayaan dan kedekatan dengan anak dengan tujuan mengeksploitasi mereka. Melalui penelitian tersebut, keduanya mengangkat pentingnya upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran di lingkungan pendidikan.

Dalam kompetisi ini, kedua siswi didampingi guru pembimbing, Sinta Septiana. Keikutsertaan mereka diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi, tetapi juga membawa pesan edukatif tentang pentingnya perlindungan anak dan menciptakan lingkungan madrasah yang aman.(Dewi)