Lampung Tengah, Kemenag (Humas) — Upaya memperkuat kepedulian sosial umat menjadi salah satu perhatian dalam Sosialisasi Dharma Dana dan Sinergi Penanggulangan Kemiskinan yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, S.Ag., M.Pd.H., bersama staf dan Penyuluh Agama Hindu, Kamis (10/9/2026).
Sosialisasi tersebut diselenggarakan Ditjen Bimas Hindu Kemenag RI bekerja sama dengan Bappenas, Kementerian Sosial, dan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN). Kegiatan menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai Dharma Dana sekaligus membangun sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mendukung upaya penanggulangan kemiskinan.
Dharma Dana merupakan bentuk pemberian yang dilandasi ketulusan dan kepedulian. Nilai tersebut dinilai memiliki relevansi dalam membangun solidaritas sosial umat, khususnya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mendukung berbagai upaya pemberdayaan sosial.
Dalam sosialisasi juga ditekankan bahwa penanggulangan kemiskinan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, lembaga keagamaan, dan unsur masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing sehingga program yang dijalankan tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penyelenggara Hindu Kemenag Lampung Tengah, Dewa Gede Raka Ananta, menyampaikan bahwa pemahaman mengenai Dharma Dana penting diperkuat di tengah umat. Menurutnya, nilai kepedulian dan pemberian secara tulus dapat menjadi bagian dari praktik keagamaan yang memberikan manfaat lebih luas bagi kehidupan sosial.
“Dharma Dana mengajarkan kepedulian dan ketulusan dalam berbagi. Nilai tersebut perlu terus dikembangkan agar kepedulian umat tidak hanya menjadi pemahaman, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan menjadi penting untuk memastikan kepedulian sosial dapat diarahkan secara tepat dan memberikan dampak nyata. Penyuluh Agama Hindu juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan nilai-nilai tersebut kepada umat melalui pembinaan dan pendampingan di tengah masyarakat.
Keikutsertaan Kemenag Lampung Tengah dalam sosialisasi tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman jajaran Penyelenggara Hindu, staf, dan Penyuluh Agama Hindu mengenai peran Dharma Dana dalam kehidupan sosial. Pengetahuan yang diperoleh selanjutnya dapat menjadi bahan dalam memperkuat edukasi dan pembinaan kepada umat di wilayah Lampung Tengah.
Pada akhirnya, penguatan Dharma Dana diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pemberian, tetapi berkembang menjadi gerakan kepedulian sosial yang mendorong gotong royong, solidaritas, dan pemberdayaan. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, nilai-nilai Dharma dapat turut memberikan kontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan sejahtera.
Humas Lampung Tengah