Lampung Selatan, Kemenag Metro (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Metro menghadiri kegiatan Retreat Penyuluh Agama Islam bertema “Penguatan Literasi Keuangan Syari’ah dan Ekoteologi sebagai Pilar Penyuluh Agama Islam Berdampak” yang berlangsung di Taman Wisata PKK Agro Park, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).
Kepala Kantor Kemenag Kota Metro, Abdul Haris, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah penyuluh agama Islam dari Kota Metro juga berpartisipasi sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi penyuluh dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan retreat ini mengangkat pentingnya penguatan literasi keuangan syariah dan pemahaman ekoteologi bagi penyuluh agama Islam. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas peran penyuluh, tidak hanya dalam memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, penyuluh agama Islam diharapkan dapat memperkaya wawasan dan meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Penguatan kapasitas tersebut juga menjadi upaya untuk menghadirkan penyuluhan yang lebih kontekstual, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Keikutsertaan Kemenag Kota Metro dalam retreat ini merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia penyuluh agama Islam. Dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang semakin luas, para penyuluh diharapkan mampu mengembangkan pendekatan dakwah yang inovatif serta memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat.
Kemenag Kota Metro terus mendorong para penyuluh agama Islam untuk meningkatkan kompetensi dan memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat. Melalui penguatan literasi keuangan syariah dan ekoteologi, penyuluh diharapkan semakin mampu menghadirkan dakwah yang berdampak serta mendukung terwujudnya masyarakat yang religius, mandiri, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Penulis: Ariel Riyadh