Metro, Kemenag (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kota Metro mengikuti kegiatan Breakfast Meeting bersama Menteri Agama Republik Indonesia secara daring melalui Zoom, Selasa pagi (13/10/2026). Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Metro, Abdul Haris, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan arah kebijakan Kementerian Agama.
Breakfast Meeting kali ini mengangkat tema “Arah Baru Pesantren (Negara, Pesantren, & Peradaban) Menuju Pesantren Hebat, Mandiri, dan Mendunia.” Tema tersebut menjadi landasan pembahasan mengenai arah pengembangan pesantren dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus memperkuat perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah unsur pimpinan Kementerian Agama dari seluruh Indonesia, di antaranya Tim Penasihat Ahli Menteri Agama, Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, Kepala Biro Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Indonesia. Turut hadir pula Kepala Balai Diklat Keagamaan dan Balai Litbang Agama.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Agama RI bersama jajaran membahas pembaruan program prioritas Kementerian Agama serta berbagai isu aktual. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan dan program kerja agar dapat dilaksanakan secara optimal oleh seluruh satuan kerja, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Kegiatan Breakfast Meeting tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono. Kehadiran berbagai unsur pimpinan dalam forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Kemenag Kota Metro diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan kebijakan dan arah program Kementerian Agama, khususnya terkait penguatan pesantren. Pesantren memiliki peran penting dalam pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan nilai-nilai keagamaan yang berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.
Dengan semangat “Menuju Pesantren Hebat, Mandiri, dan Mendunia,” kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pesantren agar semakin berdaya, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta berkontribusi lebih luas bagi masyarakat dan peradaban dunia.