Waylayap, Kec. Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung 35366 Kabpesawaran@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Bersama Pokjaluh, Kepala Kemenag Pesawaran Hadiri Kegiatan Literasi Keuangan bagi Penyuluh Agama

Rabu, 14 Oktober 2026 • Humas Pesawaran
Bersama Pokjaluh, Kepala Kemenag Pesawaran Hadiri Kegiatan Literasi Keuangan bagi Penyuluh Agama
Humas Pesawaran
Humas Pesawaran
Foto: Violien Islamica Dintiy

Pesawaran, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, menghadiri kegiatan literasi dan inklusi keuangan bertajuk “Waspada Investasi Ilegal serta Pembukaan 1.000 Rekening Saham kepada Penyuluh Agama Provinsi Lampung” di Taman Wisata PKK Agro Park, Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (14/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Farid Wajedi hadir bersama jajaran Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas penyuluh agama Islam, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi keuangan syariah, kewaspadaan terhadap investasi ilegal, serta pengembangan wawasan ekoteologi.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian Retreat Penyuluh Agama Islam yang mengusung tema “Penguatan Literasi Keuangan Syariah dan Ekoteologi sebagai Pilar Penyuluh Agama Islam Berdampak.” Melalui kegiatan tersebut, para penyuluh diharapkan dapat memperluas pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang bijak sekaligus memahami pentingnya mengenali berbagai bentuk penawaran investasi ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan masyarakat. Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi kepada umat, termasuk mengenai pentingnya memahami risiko investasi, memeriksa legalitas lembaga atau produk keuangan, serta mengambil keputusan keuangan secara cermat dan bertanggung jawab.

Selain aspek keuangan, penguatan ekoteologi juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Ekoteologi mendorong pemahaman bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan. Dengan demikian, penyuluh agama diharapkan mampu mengintegrasikan pesan-pesan keagamaan dengan edukasi sosial dan lingkungan dalam pelaksanaan tugasnya di tengah masyarakat.

Keikutsertaan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran bersama Pokjaluh Kabupaten Pesawaran menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kompetensi penyuluh agama Islam agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Penyuluh tidak hanya berperan dalam pembinaan kehidupan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan ekonomi dan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penyuluh agama Islam di Kabupaten Pesawaran dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan penyuluhan, sehingga mampu memberikan edukasi yang bermanfaat serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih cerdas secara finansial, peduli lingkungan, dan berdaya. (Violien/Bagus/Sinta)