Tulang Bawang Barat, Kemenag (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Yulizar Andri, S.T., M.Ag., menghadiri pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Lampung di MAN 1 Bandar Lampung, Minggu (4/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj. Nuning Herwiyati, M.Pd.I.
Kegiatan yang diikuti 495 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum. Dari Tulang Bawang Barat, 33 peserta ambil bagian setelah lolos seleksi tingkat kabupaten.
OMI merupakan kompetisi sains dan riset nasional yang digagas Kementerian Agama sebagai gabungan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (Myres). Tahun ini, OMI mengusung tema "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju."
Peserta akan bersaing di 11 mata pelajaran yang dibagi per jenjang. Untuk jenjang MI, mapel yang dilombakan adalah Matematika Terintegrasi dan IPA Terintegrasi. Jenjang MTs mencakup Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi, sedangkan jenjang MA mencakup Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi.
Yulizar mengapresiasi para peserta, guru pembimbing, dan madrasah asal yang telah mempersiapkan diri. Ia mengajak peserta tampil percaya diri dan menjunjung sportivitas. "Nikmati prosesnya, lakukan yang terbaik, dan jadikan setiap pengalaman di OMI sebagai bekal untuk terus belajar dan berkembang. Menang atau kalah bukan yang utama, yang terpenting adalah keberanian untuk mencoba dan semangat untuk terus memperbaiki diri. Semoga ajang ini menjadi langkah awal lahirnya siswa-siswi madrasah yang berprestasi dan membanggakan daerah," tutupnya. (Sekar)