Way Kanan, MAN 1 (Humas)--- MAN 1 Way Kanan secara rutin melaksanakan upacara bendera setiap hari Senin pagi sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan nasionalisme. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan, dan dipimpin oleh petugas upacara dari perwakilan siswa secara bergiliran. Upacara dilaksanakan dengan tertib di lapangan madrasah mulai pukul 07.15 WIB.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili, menjelaskan bahwa upacara hari Senin bukan hanya merupakan bentuk penghormatan terhadap simbol negara seperti bendera dan lagu kebangsaan, tetapi juga berfungsi sebagai media yang efektif dalam membina kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh peserta didik secara konsisten dan terstruktur.
Ririn Khairina selaku pembina upacara menyampaikan pesan moral yang bertujuan membentuk karakter siswa, motivasi belajar agar siswa lebih semangat dalam meraih prestasi, serta evaluasi terhadap perilaku siswa selama satu pekan terakhir sebagai bentuk pembinaan yang berkelanjutan. Amanat tersebut juga digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan kebijakan madrasah yang harus dipahami dan dipatuhi oleh seluruh peserta didik. Menurutnya, kegiatan ini menjadi media komunikasi yang efektif antara pihak madrasah dan siswa dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif, tertib, dan bernuansa positif demi terwujudnya kultur madrasah yang unggul dan berkarakter.
Kegiatan upacara memiliki nilai edukatif yang signifikan. Berdasarkan teori pembelajaran sosial (social learning theory), siswa belajar dari observasi, imitasi, dan pengalaman langsung. Pelaksanaan upacara bendera menjadi wahana internalisasi nilai seperti kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerjasama tim, terutama bagi siswa yang bertugas sebagai petugas upacara. Rutinitas ini juga membentuk pola perilaku positif dan memperkuat identitas kebangsaan peserta didik.
Dengan pelaksanaan yang konsisten dan evaluasi yang berkelanjutan, kegiatan upacara hari Senin di MAN 1 Way Kanan berperan penting dalam menciptakan kultur madrasah yang disiplin, religius, dan nasionalis. Kegiatan ini juga menjadi cerminan komitmen madrasah dalam membina karakter siswa secara menyeluruh, tidak hanya melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui kegiatan non-formal yang terstruktur. (Joe)
Editor : Fadilah