Way Kanan, MAN 1 (Humas) --- MAN 1 Way Kanan melaksanakan Asesmen Tengah Semester (ATS) Ganjil dengan mengenakan seragam batik sebagai bagian dari upaya memperingati Hari Batik Nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia sekaligus menanamkan nilai kecintaan terhadap budaya nasional kepada peserta didik. Penggunaan seragam batik dalam pelaksanaan ATS juga menjadi momentum bagi warga madrasah untuk tetap menunjukkan identitas budaya di tengah pelaksanaan kegiatan akademik.
Pemakaian batik dalam kegiatan ATS Ganjil diikuti oleh peserta didik dan warga MAN 1 Way Kanan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan madrasah. Selain mendukung suasana peringatan Hari Batik Nasional, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman edukatif kepada peserta didik bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peringatan Hari Batik Nasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kesadaran budaya di lingkungan pendidikan.
Kepala MAN 1 Way Kanan, Leket Rahman, menyampaikan bahwa penggunaan seragam batik merupakan salah satu bentuk sederhana untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya Indonesia kepada peserta didik. “Melalui penggunaan batik pada pelaksanaan ATS Ganjil ini, kami ingin mengajak seluruh warga madrasah untuk bersama-sama menghargai dan melestarikan batik sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia. Kami berharap peserta didik tidak hanya memahami batik sebagai pakaian, tetapi juga mengenalkan nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya,” ujar Leket Rahman.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Way Kanan berupaya menjadikan peringatan Hari Batik Nasional sebagai bagian dari pendidikan karakter dan budaya di lingkungan madrasah. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk mengikuti kegiatan akademik dengan baik, tetapi juga memahami pentingnya menjaga warisan budaya Indonesia. Penggunaan batik dalam pelaksanaan ATS Ganjil diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya nasional serta mendorong peserta didik untuk ikut berpartisipasi dalam melestarikannya dalam kehidupan sehari-hari. (Joe)