Lampung, Kanwil Kemenag (Humas) — Sebanyak 495 peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung siap memperebutkan gelar juara dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026.
Kompetisi bergengsi ini resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, di MAN 1 Bandar Lampung pada Minggu, 4 Oktober 2026.
“OMI adalah ajang kompetisi sains dan riset tingkat nasional yang digagas oleh Kementerian Agama. Gelaran ini merupakan transformasi dan integrasi dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researches Supercamp (Myres),” jelas Kakanwil.

Kakanwil menambahkan, OMI mengintegrasikan ilmu pengetahuan, sains, riset, dan teknologi dengan nilai-nilai ajaran Islam.
“OMI menggambarkan perspektif Islam dalam memandang sains. Al Qur’an itu komplit dan komprehensif mengatur hidup manusia. Dari OMI kita harapkan akan muncul siswa madrasah yang memiliki kecerdasan spiritual, akhlakulkarimah, dan kecerdasan di bidang sains dan teknologi,” ujarnya.
“Kepada para guru dan pembimbing, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta upaya keras dalam membimbing para peserta. Guru adalah fondasi utama dalam membangun generasi unggul. Kepada anak-anakku selamat berkompetisi. Raih prestasi yang setinggi-tingginya melalui OMI Tingkat Provinsi ini, semoga yang kita lakukan senantiasa mendapat ridha dari Allah SWT,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komite OMI Provinsi Lampung Rika Irasanti memaparkan bahwa tema yang diusung pada tahun ini adalah “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”
“Tema ini mempunyai makna dan harapan untuk mendorong peserta didik agar dapat mengintegrasikan nilai-nilai Islam, penguasaan sains, dan perspektif ekoteologi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional,” ungkapnya.
Rika meneruskan, tujuan pelaksanaan OMI adalah sebagai acuan dalam setiap tahapan penyelenggaraan yang mulai dari perencanaan pelaksanaan kompetisi, pembinaan talenta dan penilaian hingga evaluasi.
“Selain itu juga sebagai motivasi kepada murid agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama. Serta menumbuh kembangkan budaya kompetisi yang sehat, kejujuran, kerja keras dan kolaborasi di kalangan murid,” bebernya.
Rika menyebutkan, cabang yang akan dilombakan terdiri dari 11 Mata Pelajaran diantaranya yaitu, Jenjang MI Matematika Terintegrasi dan IPA Terintegrasi, Jenjang MTs Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi, serta Jenjang MA Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.
“Mudah-mudahan siswa-siswa Provinsi Lampung kembali mengukir prestasi di tingkat nasional nanti di Jakarta. Mohon doa dan dukungannya, semoga Lampung bisa meraih juara 3 di tingkat nasional,” tutupnya.