Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Provinsi

Kabid Penmad Herry Setiawan Tinjau Hari Pertama OMI Lampung, 225 Siswa Bersaing

Senin, 05 Oktober 2026 • Aziz_Abd
Kabid Penmad Herry Setiawan Tinjau Hari Pertama OMI Lampung, 225 Siswa Bersaing
Aziz_Abd
Aziz_Abd
Foto: Aziz

LAMPUNG, Kanwil Kemenag Lampung (Humas) — Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Herry Setiawan, meninjau pelaksanaan hari pertama Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Lampung 2026, Senin (5/10/2026). Sebanyak 225 siswa jenjang MI/SD dan MTs/SMP bersaing di MTsN 2 Bandar Lampung dan MAN 1 Bandar Lampung.

Dalam peninjauan tersebut, Herry memantau dari ruang kelas jalannya kompetisi dan kesiapan pelaksanaan di lokasi. Ia mengatakan OMI tingkat provinsi menjadi tahapan untuk menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Lampung pada tingkat nasional.

Herry meminta peserta yang nantinya lolos tidak berhenti pada capaian di tingkat provinsi. Persaingan di tingkat nasional membutuhkan persiapan lebih matang, baik dalam penguasaan materi maupun pengembangan kemampuan.

“Harapan kami, setelah terpilih menjadi yang terbaik di Provinsi Lampung, mereka terus belajar, terus berkarya, mengembangkan diri, menambah wawasan, dan menambah ilmu,” kata Herry.

Pelaksanaan hari pertama dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30–09.30 WIB dengan bidang Matematika jenjang MI/SD yang diikuti 45 siswa di MTsN 2 Bandar Lampung.

Sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB diikuti 90 siswa. Sebanyak 45 siswa MI/SD mengikuti IPA Terintegrasi di MAN 1 Bandar Lampung, sementara 45 siswa MTs/SMP mengikuti Matematika di MTsN 2 Bandar Lampung.

Pada sesi ketiga pukul 13.00–15.00 WIB, sebanyak 90 siswa MTs/SMP bersaing pada bidang IPA dan IPS. Kompetisi berlangsung di MTsN 2 Bandar Lampung dan MAN 1 Bandar Lampung.


Secara keseluruhan, 225 siswa mengikuti kompetisi pada hari pertama. Mereka bersaing untuk memperoleh hasil terbaik sekaligus membuka peluang melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional.

Herry menilai pembinaan terhadap peserta terbaik perlu dilanjutkan setelah kompetisi tingkat provinsi. Penguatan kemampuan tersebut diperlukan agar wakil Lampung memiliki kesiapan menghadapi peserta terbaik dari berbagai provinsi.

Ia berharap Lampung tidak hanya mampu mengirimkan wakil ke tingkat nasional, tetapi juga membawa pulang prestasi.

“Harapan kami, Provinsi Lampung bisa mendapatkan tiga besar nasional,” ujar Herry.

OMI menjadi ajang untuk menjaring dan mengembangkan talenta siswa dalam bidang akademik. Hasil kompetisi tingkat provinsi selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan peserta terbaik yang akan membawa nama Lampung pada OMI tingkat nasional.