Mesuji, MAN 1 (Humas) - Kegiatan Sosialisasi Moderasi Beragama di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mesuji semakin semarak dengan hadirnya sesi pemaparan materi mengenai penguatan tradisi dan Kebudayaan Indonesia. Pemateri Yuli Kristian tampil membawakan wawasan kebudayaan di hadapan para peserta didik kelas 10 yang memadati aula madrasah, Kamis (17/09/2026).
Dalam pemaparannya, Yuli Kristian menekankan bahwa penerimaan dan penghormatan terhadap tradisi serta budaya lokal merupakan salah satu pilar utama dalam implementasi moderasi umat di Indonesia. Beliau menjelaskan bagaimana kearifan lokal ( kearifan lokal ) dan keragaman budaya khas Nusantara sejak dahulu kala telah menjadi perekat hubungan kemasyarakatan yang harmonis dan saling menghargai.
Yuli Kristian juga mengajak para siswa untuk tidak mempertentangkan antara ajaran agama dan kebudayaan daerah, melainkan memandang keduanya sebagai kekayaan yang saling melengkapi dalam memperkokoh identitas bangsa. Menurutnya, generasi muda madrasah harus bangga akan Kebudayaan Indonesia serta aktif merawat kearifan lokal sebagai sarana memperkuat tali persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman.
Penyampaian materi yang komunikatif serta dilengkapi dengan contoh-contoh kearifan budaya daerah mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari para siswa kelas 10 MAN 1 Mesuji. Kepala Madrasah Eko Wibowo berharap pemaparan dari Yuli Kristian ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperluas wawasan kebangsaan, serta membentuk karakter siswa yang beragama secara santun dan berbudaya. (deri)