Lampung (Humas) ----- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ny. Siti Aisyah Zulkarnain, mengukuhkan 28 Bunda Raudhatul Athfal (RA) Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (13/10/2026) di Aula Kemenag Kabupaten setempat.
Pengukuhan ini diharapkan memperkuat keterlibatan perempuan dalam mendukung pendidikan anak usia dini dan pembentukan karakter generasi muda.
Ny. Siti Aisyah Zulkarnain mengatakan, Bunda RA memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai agama dan membangun karakter sejak dini.
“Bunda RA memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kepedulian terhadap pendidikan anak. Kita tidak hanya ingin anak-anak tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, karakter yang kuat, serta kecintaan terhadap nilai-nilai agama. Karena itu, Bunda RA harus mampu menjadi penggerak dan mitra bagi guru serta orang tua dalam menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas,” ujarnya.

Ia berharap, 28 Bunda RA yang dikukuhkan dapat menjalankan tugas dengan penuh kepedulian dan tanggung jawab serta menjalin kerja sama dengan guru, orang tua, dan masyarakat.
“Jadikan peran ini sebagai bentuk pengabdian yang nyata. Melalui kerja sama antara Bunda RA, guru, orang tua, dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia,” tambahnya.
Menurut Siti Aisyah, pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembiasaan perilaku baik, kemandirian, dan pembentukan kepribadian. Dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan diperlukan agar nilai-nilai tersebut dapat ditanamkan secara konsisten.
Pengukuhan 28 Bunda RA Kabupaten Lampung Tengah tersebut disaksikan Wakil Ketua DWP Kanwil Kemenag Lampung, Ny. Fenny Maradonna; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Maryan Hasan; Ketua DWP Kemenag Lampung Tengah; serta tamu undangan lainnya.
Para Bunda RA diharapkan dapat menjalankan perannya dengan aktif dalam mendukung kegiatan pendidikan di Raudhatul Athfal serta memperkuat kerja sama antara madrasah, keluarga, dan masyarakat.