Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Setoran dan Tasmi' Jadi Metode Evaluasi Hafalan Al-Qur'an di MTsN 1 Mesuji

Kamis, 15 Oktober 2026 • MTsN 1 Mesuji •Editor: Okta
Setoran dan Tasmi' Jadi Metode Evaluasi Hafalan Al-Qur'an di MTsN 1 Mesuji
MTsN 1 Mesuji
MTsN 1 Mesuji
Foto: Awidadty

Mesuji, MTsN 1 (Humas) — Murid kelas IX F MTsN 1 Mesuji mengikuti pembelajaran tahfiz dengan metode setoran hafalan Al-Qur'an, Kamis (15/10/2026). Metode ini diterapkan untuk memantau capaian hafalan sekaligus mengukur keterampilan murid dalam memenuhi target hafalan Juz 30. Dalam kegiatan tersebut, murid menyetorkan hafalan surah-surah dalam Juz 30 kepada guru tahfiz, Saniah. Setoran dilakukan secara bergiliran agar guru dapat memeriksa kelancaran dan ketepatan hafalan setiap murid.

Saniah mengatakan, metode setoran memudahkan guru mengetahui perkembangan hafalan murid secara langsung. Murid yang telah menyelesaikan hafalan satu juz akan mengikuti ujian tasmi', yaitu menyetorkan hafalan satu juz penuh di hadapan guru tahfiz untuk dinilai kelancaran dan ketepatannya. “Metode setoran ini cukup efektif untuk mengukur keterampilan murid dalam menghafal Al-Qur'an. Jika murid sudah menyelesaikan hafalan satu juz, mereka akan mengikuti ujian tasmi' dengan menyetorkan seluruh hafalan satu juz di hadapan guru tahfiz,” ujar Saniah.

Capaian hafalan murid kelas IX F masih beragam. Beberapa murid telah menghafal hingga Surah Al-Gasyiyah, sedangkan murid lainnya masih berproses menyelesaikan target hafalan Juz 30. Menurut Saniah, keterbatasan waktu pembelajaran menjadi salah satu tantangan dalam menambah hafalan murid. Mata pelajaran tahfiz hanya berlangsung selama dua jam pelajaran (JP) per minggu sehingga latihan mandiri di rumah diperlukan untuk membantu murid mencapai target. “Waktu pembelajaran tahfiz hanya dua jam pelajaran dalam seminggu. Karena itu, kami cukup kesulitan menambah hafalan murid jika mereka tidak mengulang atau menghafal secara mandiri di rumah. Dukungan orang tua juga sangat diperlukan agar murid lebih konsisten dalam menghafal,” kata Saniah.

Melalui metode setoran dan ujian tasmi', pembelajaran tahfiz di MTsN 1 Mesuji diarahkan untuk memantau perkembangan hafalan secara bertahap. Konsistensi murid dalam mengulang hafalan di rumah, disertai dukungan orang tua, diharapkan dapat membantu mereka menuntaskan target hafalan Juz 30. (AWidadty)