Lampung Barat, MAN 1 (HUMAS)– Seluruh siswa/i MAN 1 Lampung Barat mengikuti sosialisasi penting tentang bahaya pornografi, kekerasan, intimidasi, bullying, dan penyalahgunaan gadget. Kegiatan ini berlangsung di Aula MAN 1 Lampung Barat diikuti oleh seluruh siswa/i dan didampingi oleh dewan guru dan staf tata usaha.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 1 Lampung Barat, Iksanudin, yang bertindak sebagai widyaiswara. Dalam pemaparannya, Iksanudin, menyampaikan tentang dampak buruk yang ditimbulkan oleh pornografi, yang dapat merusak fungsi PFC (Prefrontal Cortex) otak. Hal ini mengakibatkan remaja kehilangan kemampuan untuk mengambil keputusan secara bijak dan berpotensi merusak masa depan mereka.
Selain itu, Iksanudin, menjelaskan mengenai efek negatif kekerasan, intimidasi, dan bullying terhadap perkembangan mental, emosional dan akademik para peserta didik. Ia menekankan pentingnya tindakan preventif dan solusi yang efektif untuk mencegah dan mengawasi perilaku tersebut. “Dengan adanya langkah-langkah pencegahan yang tepat kita dapat menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi siswa/i,” ujarnya.
Sosialisasi ini juga menyoroti dampak positif dan negatif dari penggunaan gadget. Peserta didik diberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana gadget dapat mempengaruhi keseharian mereka, termasuk risiko kecanduan yang dapat mengganggu aktivitas belajar dan perkembangan sosial.
Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, pihak madrasah berencana untuk mengadakan penguatan layanan bimbingan dan konseling serta pembinaan melalui penyebaran flyer edukatif dan pembuatan konten informatif mengenai dampak pornografi, kekerasan, dan penyalahgunaan gadget. “Dengan langkah-langkah ini, kami berharap dapat membentuk generasi penerus yang maju, unggul, dan bermartabat,” harapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya membangun kesadaran dan memberikan perlindungan kepada siswa/i MAN 1 Lampung Barat agar terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak perkembangan mereka.(MHS/Mela Basyar)