Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Madrasah

Strategi Pelayanan PPDB Hybrid di MAN 1 Way Kanan: Inovasi untuk Akses Pendidikan yang Inklusif

Selasa, 17 Juni 2025 MAN 1 Way Kanan
Strategi Pelayanan PPDB Hybrid di MAN 1 Way Kanan: Inovasi untuk Akses Pendidikan yang Inklusif
MAN 1 Way Kanan
MAN 1 Way Kanan

Way Kanan, MAN 1 (Humas). MAN 1 Way Kanan melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025/2026 dengan sistem pelayanan ganda, yakni melalui jalur online dan offline, sebagai bentuk inovasi dan komitmen terhadap akses pendidikan yang inklusif. Sistem ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai latar belakang calon peserta didik, baik yang memiliki akses teknologi memadai maupun yang masih terbatas. Pendaftaran online dilakukan melalui situs resmi madrasah, sedangkan pendaftaran offline difasilitasi langsung di posko layanan madrasah.

Kepala MAN 1 Way Kanan, Ahmad Zazili menjelaskan bahwa penggunaan dua sistem ini bertujuan menjamin keadilan layanan dan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat. “Kami memahami bahwa tidak semua calon siswa memiliki fasilitas internet yang memadai. Oleh karena itu, pelayanan offline tetap kami buka agar tidak ada siswa yang tertinggal kesempatan,” jelasnya. Panitia PPDB juga menyiapkan tim khusus untuk membimbing proses pengisian formulir, baik secara daring maupun luring, agar berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.

Sistem online memberikan keunggulan dari sisi efisiensi dan transparansi, sementara sistem offline menjamin adanya interaksi langsung yang lebih humanis, terutama bagi masyarakat pedesaan. Kedua sistem ini tetap menerapkan standar seleksi yang sama, seperti penilaian nilai rapor, hasil tes baca Al-Qur’an, dan wawancara kepribadian. Dengan pendekatan ini, MAN 1 Way Kanan menunjukkan adaptabilitas terhadap perkembangan teknologi sekaligus mempertahankan pendekatan pelayanan yang personal dan kontekstual.

Respons masyarakat terhadap layanan PPDB hybrid ini cukup tinggi. Data awal menunjukkan peningkatan jumlah pendaftar dibandingkan tahun sebelumnya, dengan distribusi yang cukup merata antara pendaftar online dan offline. Hal ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem seleksi yang adil dan pelayanan yang responsif. Ke depan, model pelayanan PPDB ganda ini diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pelayanan pendidikan di madrasah berbasis integritas dan inovasi. (Joe)


Editor : Fadilah