Lampung Selatan, MTsN 1 (Humas) - MTsN 1 Lampung Selatan menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam melalui pendekatan religius. Pada Kamis, 7 Mei 2026, lingkungan madrasah tampak lebih asri dengan dimulainya aksi penanaman bibit pohon Pule sebagai bagian dari pengimplementasian program Ekoteologi. Kegiatan pelestarian lingkungan ini terasa istimewa karena dilakukan langsung oleh Kepala Madrasah bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lampung Selatan.
Pemilihan pohon Pule bukan tanpa alasan; selain karena ketahanannya, pohon ini dikenal memiliki tajuk yang rimbun sehingga mampu menciptakan ekosistem madrasah yang lebih sejuk dan nyaman untuk proses belajar mengajar. Program ini merupakan wujud nyata dari konsep Ekoteologi yang tengah digalakkan oleh Kementerian Agama RI. Ekoteologi sendiri adalah sebuah pemahaman yang mengaitkan nilai-nilai ketuhanan dengan kewajiban manusia dalam menjaga alam semesta.
Melalui penanaman pohon ini, madrasah berupaya memberikan edukasi kepada siswa bahwa merawat lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari iman. Penanaman pohon Pule ini diharapkan menjadi simbol pertumbuhan nilai-nilai kebaikan di MTsN 1 Lampung Selatan, di mana setiap ranting yang tumbuh dan oksigen yang dihasilkan menjadi amal jariyah bagi warga madrasah.
Kepala MTsN 1 Lampung Selatan, Abdurahman, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa madrasah harus menjadi pionir dalam gerakan penyelamatan bumi melalui sudut pandang agama. "Implementasi Ekoteologi melalui penanaman pohon Pule ini adalah langkah konkret kami untuk menerjemahkan ajaran agama ke dalam aksi lingkungan. Kita tidak hanya ingin mencetak siswa yang pandai berdoa, tapi juga siswa yang peduli pada alam sebagai ciptaan Tuhan. Kehadiran Bapak Kepala Kemenag hari ini memberikan motivasi besar bagi kami untuk menjadikan MTsN 1 Lampung Selatan sebagai madrasah yang hijau, teduh, dan berwawasan ekologi," tegas Abdurahman. (Andri)