Foto : Humas Kanwil Kemenag Provinsi Lampung
Lampung (Humas) --- Pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung mengikuti Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan sekaligus peringatan Hari Ibu yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia secara virtual, Rabu (17/12).
Peringatan HUT DWP tahun ini mengusung tema “Peran Strategis Dharma Wanita Persatuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas Tahun 2045” dengan tagline “DWP Mengajar, Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri.” Tema tersebut menegaskan posisi strategis perempuan, khususnya dalam keluarga, sebagai fondasi utama pembentukan karakter generasi masa depan.
Ketua Umum DWP Kementerian Agama RI, Ny. Sinarliati, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HUT DWP bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Menurut dia, masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan keluarga dan ketangguhan perempuan.
“Indonesia Emas 2045 harus dibangun sejak hari ini melalui keluarga yang memberikan asih, asu, dan asah kepada anak-anak. Kasih sayang, pemenuhan nutrisi dan perawatan, serta pendidikan dan stimulasi yang tepat akan menentukan tumbuh kembang generasi bangsa,” ujar Ny. Sinarliati.
Ia menegaskan bahwa Indonesia Emas tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang ditanamkan dengan kesabaran, kerja keras, dan ketulusan sejak dari rumah. Peran perempuan sebagai ibu, istri, dan anggota organisasi, menurutnya, merupakan kunci pembentukan karakter bangsa.
“Dari rumah yang harmonis lahir anak-anak berintegritas. Dari ibu yang cerdas dan berdaya tumbuh generasi yang siap bersaing secara global,” katanya.
Sementara itu, Penasihat DWP Kementerian Agama RI, Ny. Helmi Nasaruddin Umar, menilai peringatan HUT DWP sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan peran organisasi di tengah tantangan zaman. Ia menyebut DWP memiliki kontribusi nyata dalam menopang ketahanan keluarga, mendukung kinerja ASN, serta menjadi agen penebar nilai kebajikan di masyarakat.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, DWP dinilai berhasil menjalankan lebih dari 60 kegiatan pembinaan yang selaras dengan program prioritas Kementerian Agama, seperti penguatan cinta kemanusiaan, ekoteologi, dan moderasi beragama. Selain itu, DWP juga aktif dalam pembinaan parenting, layanan konseling keluarga ASN bekerja sama dengan BP4, kepedulian sosial lintas daerah, hingga penguatan ekonomi organisasi melalui Toko DWP yang mencatat peningkatan signifikan.
“Seluruh capaian ini adalah hasil kerja bersama, pendekatan keibuan yang tulus, serta semangat gotong royong pengurus dan anggota DWP di semua tingkatan,” ujar Ny. Helmi.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan kunci lahirnya keluarga bahagia dan masyarakat yang sejahtera lahir batin. Menurut Menag, usia 26 tahun merupakan fase kematangan organisasi yang menandai keseimbangan energi, kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.
“Kerja-kerja perempuan sering kali bersifat senyap, tetapi justru dari sanalah lahir manusia dan peradaban. Karena itu, peran perempuan harus terus diperkuat, didukung, dan dimuliakan,” kata Nasaruddin Umar.
Menag juga mendorong keluarga besar Kementerian Agama, termasuk Dharma Wanita Persatuan, untuk menjadi teladan di tengah masyarakat melalui keluarga yang harmonis, berintegritas, dan berakhlak.
Mewakili Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ny. Sitia Aisyah Zulkarnain, Perwakilan DWP Kanwil Kemenag Lampung, Ny. Siti Zainab Erwinto, menyampaikan bahwa partisipasi DWP Lampung dalam peringatan HUT ke-26 ini menjadi penguat komitmen organisasi di daerah.
“Kami di DWP Kanwil Kemenag Lampung memaknai peringatan ini sebagai pengingat bahwa peran perempuan dimulai dari keluarga, namun dampaknya menjalar hingga masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus mendidik dengan hati, menguatkan keluarga, dan menyiapkan generasi Lampung yang berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ny. Siti Zainab.
Ia berharap DWP di tingkat daerah semakin solid, adaptif, dan berdaya dalam mendukung program Kementerian Agama serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga ASN dan masyarakat luas.
Peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan pun menjadi penanda bahwa kekuatan perempuan, meski sering bekerja dalam senyap, tetap menjadi fondasi penting bagi lahirnya keluarga bahagia dan masa depan bangsa yang bermartabat.(Anggithya/Kevin)

