Search

Kisah Inspiratif

Menyelamatkan Generasi dari Jerat Judi Online

Foto: ILustrasi


Oleh: Gunadi,S.H
Penyuluh Agama Islam KUA Kec. Ngambur Kab.Pesisir Barat
 

Di sudut barat Provinsi Lampung, tepatnya di Kecamatan Ngambur Kabupaten Pesisir Barat hadir seorang penyuluh agama Islam yang memilih berjalan di jalur sunyi namun penuh makna. Ia adalah Gunadi, S.H. Penyuluh Agama Islam KUA Ngambur sosok yang memaknai dakwah bukan sekadar kata-kata di mimbar tetapi sebagai aksi nyata di tengah problem umat.

Kegelisahan itu bermula ketika ia menyaksikan satu demi satu keluarga runtuh akibat judi online (judol). Ekonomi hancur, rumah tangga dipenuhi pertengkaran, anak-anak kehilangan figur teladan, dan generasi muda terjebak mimpi kaya instan tanpa proses dan keberkahan. Hatinya terusik dan ia memilih untuk tidak diam.

Dengan pendekatan humanis dan penuh empati, Gunadi, S.H. hadir di tengah masyarakat. Ia membina majelis taklim, membuka ruang dialog tanpa menghakimi, serta menanamkan kembali nilai iman, kesabaran, dan tanggung jawab sosial. Baginya dakwah adalah ikhtiar menyelamatkan manusia bukan sekadar menyampaikan nasihat.

Ia menyadari persoalan judol tidak bisa diselesaikan sendiri. Maka dirangkulnya berbagai pihak yaitu pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar. Dari sinilah sinergi terbangun edukasi diperluas, pendampingan diperkuat, dan pengawasan sosial tumbuh dari kesadaran bersama. Perlahan cahaya harapan mulai menyala.

Setelah dilakukan diagnosa akar masalah terungkap pergaulan yang salah dan keinginan kaya secara instan tanpa proses dan tanpa keberkahan. Padahal Rasulullah SAW telah mengajarkan bahwa rezeki tidak akan tertukar dan tidak akan datang sebelum waktunya. Namun judi online justru menjerumuskan pelakunya dalam lingkaran kegelisahan tanpa akhir.

Dampaknya begitu nyata dan menyakitkan:

  1. Rumah tangga sering cekcok dan kehilangan keharmonisan
  2. Keuangan porak-poranda
  3. Hati diliputi kegelisahan
  4. Ibadah mulai dilalaikan
  5. Doa terasa jauh dari kekhusyukan

Dengan izin Allah SWT, Gunadi, S.H. melakukan ikhtiar terapi stop kecanduan judol melalui ruqyah, olah hati, dan totok doa. Pendekatan ini menggabungkan penguatan iman, doa, dan sentuhan spiritual. Alhamdulillah, satu demi satu perubahan mulai terlihat. Mereka yang terjerat perlahan bangkit mampu mengendalikan diri dan kembali menata hidup dengan lebih bermakna.

Ia selalu menegaskan bahwa kesembuhan sejati datang dari Allah sementara terapi hanyalah wasilah. Yang terpenting adalah niat untuk berubah kesungguhan bertaubat dan komitmen untuk kembali kepada jalan yang diridhai-Nya.

Kisah ini menjadi bukti bahwa dakwah yang tulus, kolaboratif, dan berorientasi solusi mampu menghadirkan perubahan nyata. Dengan penuh kerendahan hati Gunadi, S.H. menyatakan kesiapannya membantu siapa pun yang ingin lepas dari jerat kecanduan judi online. Pintu ikhtiar selalu terbuka demi keluarga yang utuh masyarakat yang sehat dan generasi yang bermartabat.

Semoga AllahSWT mengangkat penyakit kecanduan ini menggantinya dengan keteguhan iman, rezeki yang halal dan berkah serta mengembalikan ketenangan dan keharmonisan keluarga. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”(QS. At-Thalaq: 2–3).


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil