Search

Catatan Kakanwil

Pulang

.


Kabar duka datang menyelimuti keluarga besar Kementerian Agama. H. Muh. Tonang, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, wafat di tengah tugas mulianya, di Serpong Tanggerang (19/12) meninggalkan segala hiruk-pikuk dunia untuk memenuhi panggilan Ilahi. Kepergian beliau bukan hanya sebuah perpisahan, melainkan pengingat yang begitu mendalam tentang hakikat hidup: bahwa setiap jiwa, tanpa terkecuali, akan kembali kepada Sang Pencipta pada waktu yang telah ditentukan. Dalam hembusan terakhirnya di tempat yang jauh dari keluarga, saat menjalankan amanah negara, H. Muh. Tonang meninggalkan pesan abadi bagi kita semua: hidup adalah perjalanan menuju keabadian. Sebagaimana firman Allah:

> كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan."
(QS. Al-Ankabut: 57)

Tugas sebagai pemimpin di lingkungan Kementerian Agama adalah tanggung jawab besar yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga spiritual. Setiap langkah yang diambil untuk membina kerukunan umat beragama, mengedukasi masyarakat, dan menjaga nilai-nilai Islam adalah bentuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir meski seseorang telah tiada. Rasulullah ﷺ bersabda:

> إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَمُوتُ عَلَى مَا عَاشَ عَلَيْهِ
"Seorang mukmin akan mati sesuai dengan kehidupannya."
(HR. Ahmad)

H. Muh. Tonang, dengan kiprahnya yang besar dalam pelayanan umat, insya Allah telah meninggalkan jejak yang insyaallah akan terus menjadi pahala baginya. Kematian beliau mengingatkan kita akan pentingnya menjadikan setiap amanah sebagai ibadah.

Dalam Islam, kematian bukanlah akhir, melainkan perjalanan menuju kehidupan yang abadi. Bagi seorang mukmin, kematian adalah kepulangan kepada Allah, Sang Pemilik jiwa. Firman Allah:

> يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَرْضِيَّةً
"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya."
(QS. Al-Fajr: 27-28)

Kita, yang masih diberi kesempatan hidup, harus memetik pelajaran dari peristiwa ini. Jadikan setiap langkah kita berarti, setiap pekerjaan kita bernilai ibadah, dan setiap amanah kita sebagai jalan menuju ridha-Nya. Sebagaimana firman Allah:

> مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ
"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, maka untuk dirinya sendiri."
(QS. Fussilat: 46)

Selamat jalan, H. Muh. Tonang. Semoga jejak langkahmu menjadi inspirasi bagi kami untuk terus berkhidmat kepada umat dan agama.


Oleh : Puji Raharjo - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung


Editor: Humas Kanwil
Copyright : Datin Kanwil