Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

KUA Gunung Labuhan Sukseskan GEBER MAS di Masjid Baiturrahman, Libatkan Mahasiswa PPL

Rabu, 12 Agustus 2026 Humas Way Kanan Editor: Anggithya
KUA Gunung Labuhan Sukseskan GEBER MAS di Masjid Baiturrahman, Libatkan Mahasiswa PPL
Humas Way Kanan
Humas Way Kanan
Foto: Yanto

Way Kanan, KUA Gunung Labuhan (Humas) - - Dalam rangka menyukseskan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS) sebagaimana diamanatkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 4 Tahun 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Gunung Labuhan bersama para penyuluh agama Islam dan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Sutan Fatah menggelar aksi bersih-bersih di Masjid Baiturrahman dusun Sindang Sari, kampung Gunung Labuhan, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di lebih dari 50 ribu masjid dan musala di seluruh Indonesia. Gerakan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus implementasi program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan rumah ibadah yang bersih, asri, dan nyaman.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Gunung Labuhan Ardores, Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Gunung Labuhan Khaeirul Huda ABM, para staf KUA, jajaran penyuluh agama Islam, serta mahasiswa PPL STIS Sutan Fatah yang baru pertama kali menjalani praktik pengalaman lapangan di KUA Gunung Labuhan. Kegiatan pembersihan meliputi ruang utama masjid, karpet dan sajadah, tempat wudu, toilet, serta lingkungan sekitar masjid.

Kepala KUA Gunung Labuhan, Ardores, menyampaikan bahwa GEBER MAS bukan sekadar kegiatan kerja bakti, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kenyamanan umat dalam beribadah. Ia menegaskan bahwa kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga secara berkelanjutan.

“Kami dari KUA Gunung Labuhan berkomitmen penuh untuk menyukseskan program nasional ini. Masjid Baiturrahman kita pilih sebagai lokasi kegiatan karena masjid adalah pusat ibadah dan pembinaan umat. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, jamaah akan lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah. Semoga gerakan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam merawat rumah ibadah,” ujar Ardores.

Lebih lanjut, Ardores mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk para penyuluh dan mahasiswa PPL yang dengan antusias ikut serta sejak hari pertama penugasan.

Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Gunung Labuhan, Khaeirul Huda ABM, menyampaikan bahwa GEBER MAS menjadi sarana yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai ekoteologi, yaitu kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan.

“Kebersihan masjid adalah cerminan keimanan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ‘Sesungguhnya Allah itu baik dan menyukai kebaikan, suci dan menyukai kesucian.’ Melalui GEBER MAS, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial,” ujar Khaeirul Huda.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masjid-masjid lain di Kecamatan Gunung Labuhan untuk turut serta menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah secara berkelanjutan.

Ilham Ramadhan, selaku koordinator mahasiswa PPL STIS Sutan Fatah yang baru pertama kali menjalani praktik pengalaman lapangan di KUA Gunung Labuhan, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya dapat langsung terlibat dalam kegiatan nasional ini di hari pertama penugasan.

“Ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Hari pertama PPL langsung bisa ikut serta dalam gerakan bersih-bersih masjid secara nasional. Kami merasa terhormat dapat berkontribusi langsung untuk masyarakat, sekaligus belajar tentang nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ibadah. Semoga ke depan kami bisa terus terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” ujar Ilham Ramadhan.

Kegiatan GEBER MAS di Masjid Baiturrahman berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan gerakan ini tidak hanya membersihkan fisik masjid, tetapi juga membersihkan hati dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Kecamatan Gunung Labuhan. (Yanto/Asep)