Bandar Lampung (Humas) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung memberikan penghargaan dan uang pembinaan (reward) kepada siswa dan guru pendamping peraih juara Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026. Penghargaan diserahkan Kepala Kankemenag Kota Bandar Lampung, Erwinto, dalam rangkaian Apel Senin di Halaman Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung.
Erwinto menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas prestasi peserta didik sekaligus motivasi menghadapi OMI tingkat Provinsi Lampung. Ia meminta madrasah dan guru pembimbing meningkatkan intensitas pembinaan serta melakukan persiapan secara terarah dan berkelanjutan.
"Jangan melihat besar kecilnya nilai penghargaan. Yang terpenting adalah apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang telah diraih," ujar Erwinto.
Ia juga meminta pengawas pembina madrasah mengevaluasi pola pembinaan, terutama karena masih terdapat sejumlah madrasah yang belum mengantarkan siswanya meraih juara. "Madrasah yang belum meraih juara perlu melakukan evaluasi dan memperkuat pembinaan agar prestasi siswa terus berkembang," katanya.
Pada jenjang MA, MAN 1 Bandar Lampung meraih Juara 1 Fisika Terintegrasi melalui Rahel Paradila Rasyad dan Juara 1 Geografi Terintegrasi melalui Muhammad Azam El Fatin, Juara 2 Matematika diraih Muhammad Arsyad Al Hanif, Juara 2 Kimia oleh Nawa Aldio Wirwaji, Juara 3 Matematika oleh Muhammad Ilmi Ardiman Mitomo, dan Juara 3 Biologi oleh Satya Pandega Ahtahya Zati.
Pada jenjang MTs, MTsN 2 Bandar Lampung meraih Juara 1 IPA Terintegrasi melalui Muhammad Awanta Adibrata dan Juara 2 melalui Pio Reza Erfa Fahrani. Pada jenjang MI, Muhammad Farid Habibi dari MIN 4 meraih Juara 2 Matematika Terintegrasi, Muhammad Habibi Eka Hadaia dari MIN 10 meraih Juara 3 Matematika, dan Abiasa Putra Subowo dari MIN 5 meraih Juara 3 IPA.
Setiap siswa peraih juara menerima uang pembinaan Rp500.000,00, sedangkan guru pembina menerima Rp1.100.000,00. Penyerahan penghargaan dilanjutkan pengarahan teknis oleh Kasi Penmad Kemenag Kota Bandar Lampung untuk persiapan pemusatan latihan (training center) OMI tingkat Provinsi Lampung.
Erwinto berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi serta memperkuat pembinaan di seluruh madrasah.