Bandar Lampung (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, mendorong madrasah mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara transparan, efektif, dan akuntabel serta mengembangkan sumber pendanaan alternatif untuk memperkuat kemandirian lembaga.
Hal tersebut disampaikan Erwinto saat melaksanakan monitoring dan evaluasi pengelolaan dana BOS yang diikuti perwakilan sejumlah madrasah di Kota Bandar Lampung, Kamis (30/7/2026).
Menurut Erwinto, dana BOS memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Karena itu, setiap penggunaannya harus sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran, tertib administrasi, serta memberikan manfaat langsung bagi peserta didik.
"Pengelolaan dana BOS harus dilakukan secara profesional, efektif, efisien, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap anggaran harus benar-benar diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan," ujarnya.
Meski demikian, Erwinto mengingatkan agar madrasah tidak hanya bergantung pada dana BOS. Madrasah perlu menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki melalui inovasi, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta penguatan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif sesuai ketentuan.
"BOS menjadi salah satu penguat layanan pendidikan, tetapi madrasah juga harus membangun ekosistem yang mandiri. Inovasi, kolaborasi, serta pemberdayaan potensi zakat dan wakaf perlu dikembangkan untuk mendukung kemajuan madrasah," katanya.
Erwinto juga meminta para guru terus meningkatkan kompetensi dan menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Guru, menurutnya, tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan dalam integritas, kedisiplinan, dan semangat belajar.
Di sela-sela kegiatan, Erwinto menyempatkan diri berdialog dengan para siswa. Ia mengajak mereka belajar dengan tekun, menjaga kejujuran dan kedisiplinan, serta membangun akhlak dan integritas sejak dini.
"Kalian adalah generasi penerus. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga kejujuran dan disiplin agar kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pesannya.