Jl. P. Emir Moh. Noer No.81, Sumur Putri, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung 35211 kemenagkotabalam01@gmail.com

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

Daerah

Erwinto: Penguatan SRIKANDI Wujudkan Tata Kelola Arsip Digital Yang Tertib Dan Akuntabel

Kamis, 21 Mei 2026 Humas Bandar Lampung Editor: Fadilah
Erwinto: Penguatan SRIKANDI Wujudkan Tata Kelola Arsip Digital Yang Tertib Dan Akuntabel
Humas Bandar Lampung
Humas Bandar Lampung
Foto: Mushollin

Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan Penguatan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan operator pengelola arsip se-Kota Bandar Lampung sebagai upaya memperkuat implementasi tata kelola kearsipan berbasis digital di lingkungan Kementerian Agama.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penerapan SRIKANDI merupakan amanat kebijakan nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik serta pengelolaan arsip dinamis yang terintegrasi, efektif, dan akuntabel, Implementasi aplikasi ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta kebijakan nasional terkait transformasi digital layanan pemerintahan.

"Melalui SRIKANDI, seluruh proses administrasi persuratan dan kearsipan dapat dilakukan secara elektronik, terdokumentasi dengan baik, mudah ditelusuri, serta memiliki jaminan keamanan informasi. Karena itu, seluruh satuan kerja, termasuk KUA, harus mampu mengimplementasikannya secara optimal," ujar Erwinto

Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam keberhasilan digitalisasi arsip. Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi juga perubahan pola kerja yang lebih cepat, tertib, efisien, dan akuntabel.

"Digitalisasi arsip harus menjadi budaya kerja baru. Arsip yang tertata dengan baik akan memudahkan pelayanan, mendukung pengambilan keputusan, memperkuat akuntabilitas organisasi, serta menjaga memori kelembagaan agar tetap terpelihara dan mudah diakses ketika diperlukan," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pengelolaan naskah dinas elektronik, tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, serta langkah-langkah implementasi yang sesuai dengan standar kearsipan nasional.

Kementerian Agama Kota Bandar Lampung berharap seluruh peserta dapat mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SRIKANDI di unit kerja masing-masing sehingga terwujud pengelolaan arsip digital yang tertib, terintegrasi, aman, dan mendukung peningkatan kualitas layanan publik secara berkelanjutan