Bandar Lampung, Kemenag (Humas) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, secara resmi membuka Seminar Parenting Wali Siswa Kelas VII MTsN 1 Bandar Lampung yang digelar di Ballroom Hotel Horison Bandar Lampung, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung Erwinto, para wali siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan.
Seminar parenting diselenggarakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam membentuk karakter serta menanamkan nilai-nilai adab peserta didik, khususnya di tengah tantangan era digital. Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa orang tua merupakan mitra strategis madrasah dalam mendidik generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan literasi digital, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan spiritualitas
“Kolaborasi yang erat antara madrasah dan orang tua menjadi kunci terwujudnya pendidikan yang holistik, berkelanjutan, dan berorientasi pada pembentukan karakter,” tegasnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan motivator pembangunan karakter Aris Ahmad Jaya yang menyampaikan materi penguatan peran keluarga dalam membangun fondasi karakter anak. Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bandar Lampung Hartawan menegaskan komitmen madrasah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan terbaik melalui pendekatan kolaboratif bersama orang tua.
Kakankemenag Kota Bandar Lampung, Erwinto, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam membangun kemitraan yang solid antara madrasah dan wali siswa. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
“Sinergi madrasah dan orang tua adalah fondasi utama dalam mencetak generasi berintegritas, berakhlak mulia, serta adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen bersama dalam mendidik anak,” ujarnya.
Seminar berlangsung dengan penuh antusiasme dan diharapkan menjadi momentum penguatan komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antara madrasah dan orang tua. Melalui kolaborasi yang harmonis, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang kondusif guna mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari aspek intelektual, spiritual, maupun sosial, demi terwujudnya generasi madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (Humas)
Editor : Fadilah