Bandar Lampung (Humas) --- Kompetensi guru menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan Raudhatul Athfal (RA). Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, saat menerima audiensi Pengurus Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Bandar Lampung bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Said Karimin, di Ruang Kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung, Kamis (17/9/2026).
Erwinto menyampaikan, kualitas pendidikan RA berkaitan dengan kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai tahap perkembangan anak. Pengelolaan lembaga yang baik dan pembelajaran yang tepat juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan.
"Peningkatan kualitas pendidikan RA harus didukung oleh kompetensi guru, pengelolaan lembaga yang baik, serta pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak," ujar Erwinto.
Ia mengatakan, guru RA memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan pada masa awal perkembangan anak. Proses pembelajaran perlu memperhatikan kebutuhan peserta didik, sekaligus menanamkan nilai keagamaan dan membentuk karakter sejak usia dini.
Pemahaman guru terhadap tahap perkembangan anak diperlukan agar pembelajaran dapat dilaksanakan secara tepat. Pendidikan RA tidak hanya berkaitan dengan pemberian pengetahuan dasar, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.
Pada audiensi tersebut, Pengurus IGRA Kota Bandar Lampung menyampaikan program dan kegiatan organisasi, termasuk rencana Pembinaan dan Musyawarah Daerah (Musda) IGRA Kota Bandar Lampung yang dijadwalkan pada 24 September 2026. Pengurus juga menyampaikan sejumlah rencana program dan kegiatan IGRA untuk periode berikutnya.
Erwinto menyambut baik penyampaian program tersebut. Menurutnya, kegiatan organisasi profesi dapat menjadi bagian dari pembinaan guru dan pengembangan profesionalisme pendidik RA.
"Terima kasih atas silaturahmi dan penyampaian program IGRA. Dalam kondisi apa pun, tetap semangat menjalankan tugas dan memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak," kata Erwinto.
Ia menambahkan, Kementerian Agama Kota Bandar Lampung membuka ruang komunikasi dengan IGRA dalam pelaksanaan pembinaan pendidik dan penyelenggaraan pendidikan RA. Komunikasi tersebut mencakup penyampaian program, kebutuhan organisasi, serta kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kualitas guru.
IGRA merupakan organisasi profesi yang menjadi wadah komunikasi dan pembinaan guru Raudhatul Athfal. Kegiatan organisasi dapat menjadi sarana bagi guru untuk meningkatkan profesionalisme dan mendukung pelaksanaan pendidikan sesuai kebutuhan peserta didik.
Audiensi membahas pembinaan guru, program organisasi, rencana Musda, serta kegiatan IGRA yang akan dilaksanakan. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi antara Kementerian Agama Kota Bandar Lampung dan IGRA dalam penyelenggaraan pendidikan Raudhatul Athfal.