Bandar Lampung (Humas) — Sebanyak 97 siswa TKIT Qurrota A’yun II, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, mengunjungi Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026). Dikemas dalam Pawai Kemerdekaan, kunjungan edukasi tersebut menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk mengenal nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan lingkungan pelayanan pemerintah sejak usia dini.
Kedatangan para siswa disambut langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha Ahmad Syafiuddin, para kepala seksi, serta penyelenggara di lingkungan Kemenag Kota Bandar Lampung.
Sebanyak 111 peserta yang terdiri atas 97 siswa dan 14 guru mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan atribut bernuansa Merah Putih, anak-anak mengikuti pawai, orasi kemerdekaan, serta mengenal lingkungan dan aktivitas pelayanan di Kantor Kementerian Agama.
Erwinto mengatakan, nilai kebangsaan perlu dikenalkan sejak dini melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan anak. Pembelajaran di luar kelas, menurutnya, dapat menumbuhkan rasa percaya diri, kebersamaan, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap sesama.
“Cinta tanah air, semangat persatuan, akhlak yang baik, dan kepedulian terhadap sesama perlu dikenalkan sejak dini. Anak-anak inilah yang kelak melanjutkan perjalanan bangsa,” ujar Erwinto.
Ia menegaskan, pendidikan karakter tidak cukup disampaikan melalui teori di ruang kelas, tetapi perlu diperkuat dengan pengalaman nyata yang membangun rasa ingin tahu dan pemahaman anak terhadap lingkungan sosial.
“Kehadiran anak-anak membawa keceriaan tersendiri bagi keluarga besar Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Semoga pengalaman ini menjadi kenangan baik sekaligus menumbuhkan kebanggaan sebagai anak Indonesia,” katanya.
Kepala TKIT Qurrota A’yun II, Era Hidayah, S.Pd., Gr., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual dalam memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Anak-anak tidak hanya belajar dari buku dan ruang kelas. Kami ingin mereka mendapatkan pengalaman langsung, mengenal lingkungan pemerintahan, belajar berani tampil, membangun kebersamaan, sekaligus memahami arti mencintai bangsa dan negara,” ungkap Era.
Kunjungan edukasi tersebut ditutup dengan pengenalan lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran di luar kelas yang memberi pengalaman langsung kepada siswa dalam mengenal nilai kebangsaan, kebersamaan, serta peran lembaga pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.