Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kantor Kementerian Agama Kota Bandar
Lampung menyelenggarakan kegiatan Monitoring Habituasi dan Penguatan Kompetensi
Teknis Bidang Tugas (PKTBT) bagi peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai
Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Gelombang I dan II Tahun 2025, pada Senin
(25/8/2025), bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Bandar Lampung.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung Nomor: B373/Blk.01/Kp.02.1/08/2025 tanggal 19 Agustus 2025. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Makmur, hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Makmur menegaskan bahwa Latsar merupakan sarana penting
dalam membentuk integritas dan profesionalitas aparatur negara. Ia menekankan
bahwa peserta CPNS harus memiliki disiplin, semangat pengabdian, serta mampu
menginternalisasi nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu,
Makmur menekankan pentingnya penyusunan dan pelaksanaan Rancangan Aktualisasi
(RA) yang memberi manfaat nyata bagi organisasi, masyarakat, dan individu ASN.
“RA harus selaras dengan nilai-nilai inti BerAKHLAK — berorientasi pada
pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif —
agar ASN mampu mewujudkan perilaku etis sekaligus memberikan pelayanan publik
yang optimal,” tegas Makmur.
Kegiatan diikuti oleh 30 peserta Latsar CPNS Golongan III, yang terbagi ke dalam kelompok sesuai mentor masing-masing. Para mentor berasal dari pejabat struktural dan kepala madrasah di lingkungan Kemenag Kota Bandar Lampung.
Hadir pula perwakilan dari Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung, yakni Sri
Sunarti selaku Widyaiswara, bersama tim pendamping. Sementara itu, pejabat yang
ditunjuk sebagai mentor antara lain Kasubbag Tata Usaha, Kasimun, Penyelenggara
Zakat dan Wakaf, serta sejumlah kepala madrasah ibtidaiyah negeri dan kepala
madrasah aliyah negeri di Kota Bandar Lampung.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengimplementasikan nilai
akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi dalam
pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Monitoring ini bukan hanya evaluasi, tetapi juga menjadi sarana
pembelajaran, berbagi pengalaman, dan memperkuat profesionalisme ASN di
lingkungan Kementerian Agama,” jelas Kasimun dalam laporannya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dengan harapan seluruh peserta dapat menuntaskan Latsar dengan baik serta siap mengabdi secara optimal di satuan kerja masing-masing. (Mushollin/Ali)
Editor : Fadilah