Bandar Lampung (Humas) --- Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Ny. Zaenab Erwinto, menilai Seminar UMKM yang digelar DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung menjadi ruang strategis bagi perempuan untuk memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Zaenab menyampaikan hal itu usai mengikuti seminar bertema "UMKM Perempuan: Upaya Pemberdayaan Perempuan dalam Menunjang Kesejahteraan Ekonomi Keluarga di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Lampung." Ia hadir sebagai peserta didampingi Wakil Ketua DWP Kemenag Kota Bandar Lampung, Ny. Alisa Syafiudin, serta Ny. Riswan.
Menurut Zaenab, penguatan UMKM perempuan tidak cukup hanya pada kemampuan menghasilkan produk. Perempuan juga perlu memperluas pengetahuan, membaca peluang usaha, meningkatkan kualitas produk, membangun jejaring, serta menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan zaman.
"Seminar UMKM membuka wawasan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang melalui usaha produktif. Dengan pengetahuan yang tepat, keberanian berinovasi, dan ruang untuk bertumbuh, UMKM dapat menjadi sarana meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga," ujar Zaenab.
Ia menilai forum tersebut juga memberi kesempatan bagi anggota DWP dari berbagai daerah untuk saling bertukar pengalaman dan melihat praktik baik yang dapat dikembangkan sesuai potensi masing-masing. Pertemuan antarpeserta, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun jejaring dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar.
Seminar UMKM tersebut merupakan program kerja DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung yang dilaksanakan secara bertahap. Kegiatan di Kota Metro merupakan tahap kedua dari rangkaian program tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian seminar, turut digelar bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk anggota DWP Kementerian Agama Kota Metro, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Pesawaran. Bazar menjadi ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus menunjukkan kreativitas dan potensi usaha yang dikembangkan anggota DWP.
Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ny. Aisiyah Zulkarnain, turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Zaenab mengatakan, pengalaman mengikuti seminar tahap kedua menjadi referensi bagi DWP Kemenag Kota Bandar Lampung. Ia mengungkapkan, Bandar Lampung bersama Pesisir Barat dan Lampung Timur akan mendapat giliran dalam rangkaian kegiatan serupa pada Desember mendatang.
"Pengalaman yang kami peroleh hari ini tentu menjadi bekal. Insyaallah Desember nanti Bandar Lampung bersama Pesisir Barat dan Lampung Timur mendapat giliran. Kami berharap kegiatan tersebut dapat memberi manfaat nyata, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi anggota untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi usahanya," kata Zaenab.