Bandar Lampung, Kemenag (Humas) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kota
Bandar Lampung, diwakili oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Kasimun, bersama
Koordinator Kepegawaian, Hendri Hadizar, menggelar pembinaan dan silaturahmi
kepada 8 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(PPPK) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung pada Senin,
23 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang kerja Kepala Subbagian Tata
Usaha.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi, memberikan arahan tugas, serta memotivasi para ASN PPPK agar bekerja secara profesional dan sinergis dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai misi Kementerian Agama, yaitu menjaga kerukunan umat beragama dan harmoni kehidupan beragama.
Dalam amanahnya, Kasubbag TU, Kasimun, menyampaikan, “Selamat kepada 8 ASN
PPPK yang telah lolos uji kompetensi dan menjadi bagian dari keluarga besar
Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Bapak dan Ibu adalah orang-orang langka
yang memiliki tanggung jawab besar. Fokuslah pada tugas masing-masing, seperti
di bagian umum, protokol, atau penyuluhan, tanpa memikirkan hal-hal seperti
sarana prasarana atau gaji, karena itu sudah menjadi tanggung jawab kami.
Bekerjalah dengan baik, karena ada peluang besar untuk mengisi jabatan
strategis di masa depan seiring penyempurnaan struktur organisasi.”
Kasimun juga menekankan pentingnya memahami hak dan kewajiban sebagai PPPK
berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2021, seperti gaji penuh 100%,
tunjangan jaminan sosial, dan kesempatan pengembangan kompetensi. Ia
menambahkan bahwa pembangunan gedung kantor yang terkena musibah akan dimulai
Juli 2025 untuk menambah ruang kerja guna mendukung kinerja pegawai.
Sementara itu, Hendri Hadizar, selaku Koordinator Kepegawaian, mengajak
para PPPK untuk berkoordinasi intensif, terutama terkait tugas baru yang
berlaku mulai 1 Juli 2025. Ia juga mengumumkan rencana mengaktifkan kembali berbagai kegiatan.
Ungkapnya.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan Kasimun agar para PPPK menjaga sinergi, meningkatkan disiplin, dan memanfaatkan fleksibilitas pakaian kerja (adat, keagamaan, atau olahraga) sesuai konteks. “Mari kita wujudkan pelayanan terbaik untuk masyarakat Bandar Lampung,” tutupnya. (Mushollin)