Tulang Bawang, Kemenag (Humas) -- Apel Jumat Sore di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulang Bawang bertempat di halaman Kankemenag, Jumat (13/09/2024).
Apel yang dimulai pada pukul 16.00 WIB ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Mujamil. Dalam kesempatan tersebut, Mujamil menyampaikan tiga hal penting sebagai poin utama dari apel sore ini.
Pertama, Kasi Bimas Islam mengingatkan kepada seluruh pegawai mengenai tanggung jawab besar yang diemban oleh setiap ASN Kemenag. “Di luar sana, masyarakat hanya mengetahui bahwa kita adalah Aparatur Sipil Negara Kemenag yang dianggap tahu segala hal tentang Kemenag. Namun, di dalam organisasi kita ada berbagai seksi, tugas kita bukan hanya menguasai tugas masing-masing seksi tetapi juga memahami dan mampu memberikan informasi yang relevan kepada masyarakat,” tutur Mujamil.
Ia menegaskan bahwa beban moril sebagai PNS maupun PPNPN di Kemenag adalah besar. Oleh karena itu, penting bagi setiap pegawai untuk selalu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. "Ini adalah tantangan sekaligus tanggung jawab kita semua, untuk memastikan bahwa kita tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi sumber informasi yang akurat dan dapat diandalkan," ujarnya.
Kedua, Mujamil menyampaikan informasi penting terkait perubahan buku nikah yang akan diterapkan mulai 1 Oktober 2024. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2024, buku nikah yang diterbitkan mulai bulan Oktober 2024 akan mengalami perubahan signifikan dalam desain. Perubahan utama yang disampaikan adalah buku nikah yang sebelumnya memiliki dua warna, kini akan hadir dengan tampilan baru, yaitu satu warna hijau secara keseluruhan. Selain itu, tanda tangan Menteri Agama akan dilakukan secara digital. Tanda tangan tersebut akan tercetak melalui print out ketika buku nikah dicetak, sebagai langkah modernisasi dan efisiensi administrasi. "Perubahan ini merupakan langkah maju dalam administrasi kependudukan dan pencatatan nikah, yang diharapkan dapat mempermudah proses dan memberikan tampilan yang lebih modern dan rapi," kata Mujamil.
Lebih Lanjut Mujamil menyampaikan instruksi penting terkait pendataan produk halal yang harus dilakukan minggu ini. Ia menginformasi bahwa ada tiga jenis kantin yang perlu didata untuk memastikan kepatuhan terhadap sertifikasi halal. Ketiga jenis kantin tersebut adalah kantin yang berada di Kantor Urusan Agama (KUA), kantin yang berada di Pondok Pesantren dan kantin yang terdapat di Madrasah. Mujamil menekankan pentingnya melakukan pendataan secara menyeluruh dan akurat untuk memastikan bahwa semua kantin di ketiga lembaga tersebut telah mematuhi standar sertifikasi halal. "Setelah proses pendataan selesai, hasilnya diharapkan dapat dilaporkan kepada Satgas Produk Halal untuk tindak lanjut," pungkasnya.
Apel sore ini diikuti oleh Kasubbag TU Marsudi, Kasi PHU Zainal Arifin, Penyelenggara Zawa Taufik, Para ASN dan PPNPN Kankemenag. (dody)
Editor: Aditya Catur