Jl. Cut Mutia No.27, Gulak Galik, Kec. Tlk. Betung Utara kanwillampung@kemenag.go.id

Cari berita, artikel, informasi, atau layanan

KUA

Cegah Kawin Anak, Upaya Membangun Kesadaran Masyarakat Melalui Edukasi di SMKN 1 Liwa

Jumat, 06 September 2024 Humas Lambar
Cegah Kawin Anak, Upaya Membangun Kesadaran Masyarakat Melalui Edukasi di SMKN 1 Liwa
Humas Lambar
Humas Lambar


Lampung Barat, Kemenag (Humas) -- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balik Bukit telah menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema "Cegah Kawin Anak" di SMKN 1 Liwa pada hari Jumat, 6 September 2024.

Acara ini disambut antusias oleh para siswa dan siswi di Masjid SMK N 1 Liwa. Kegiatan tersebut difokuskan pada siswa dan siswi kelas X, dimulai dengan program kerohisan yang didukung oleh sambutan dari kepala KUA Kecamatan Balik Bukit, Fathurrahman..

Pada acara tersebut, pemateri dari penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Balik Bukit, Ustadz Hernadi, memberikan penjelasan mendalam mengenai bahaya kawin anak serta pentingnya mencegahnya. Para siswa dan siswi diajak untuk lebih memahami permasalahan ini dan bersedia turut serta dalam upaya pencegahan kawin anak di lingkungan mereka. Selain itu, ada sesi tanya jawab yang dilakukan bersama tim penyuluh dan penghulu untuk memberikan pemahaman yang lebih terperinci kepada para peserta.

Kepala KUA Kecamatan Balik Bukit, Fathurrahman, berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, siswa dan siswi yang hadir dapat lebih peduli terhadap isu kawin anak dan membantu menyebarkan informasi mengenai bahayanya.

"Upaya pencegahan ini diharapkan akan mampu melindungi para remaja dari dampak negatif serta memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga masa depan mereka," ungkapnya.

Siswa dan siswi SMKN 1 Liwa secara aktif terlibat dalam kegiatan tersebut dengan menyimak dengan seksama setiap materi yang disampaikan. Mereka juga berpartisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan antusiasme mereka terhadap upaya pencegahan kawin anak dan kesadaran akan pentingnya melindungi hak-hak mereka sebagai anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

"Acara sosialisasi Cegah Kawin Anak ini diharapkan dapat menjadi titik awal untuk peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang bahaya kawin anak," tambahnya.

Melalui pendekatan penyuluhan dan edukasi yang tepat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih aman dan mendukung pertumbuhan optimal bagi para siswa dan siswi di wilayah tersebut. Kesadaran akan pentingnya pencegahan kawin anak menjadi modal utama bagi masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa. (Nafuis/Boy/Mela Basyar)